Berita Viral
Misteri Penemuan Mayat Diplomat Kemlu, Kamera CCTV Bergeser hingga Sidik Jari di Lakban
Polda Metro Jaya mulai menyelidiki kasus kematian Arya Daru Pangayunan, sosok Diplomat Kementerian Luar Negeri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Foto-diplomat-saat-hidup-dan-ditemukan-mati.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Polda Metro Jaya mulai menyelidiki kasus kematian Arya Daru Pangayunan, sosok Diplomat Kementerian Luar Negeri.
Melansir dari Kompas.com, Arya ditemukan tewas pada Selasa (8/72025).
Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan empat rekaman kamera pengawas (CCTV).
Hasil rekaman CCTV menunjukkan sejumlah kejanggalan.
Aktivitas ADP Sebelum Tewas Rekaman CCTV pertama yang diperoleh Kompas.com menunjukkan ADP keluar dari kamar indekosnya pada Senin (7/7/2025) pukul 23.24 WIB.
Ia terlihat membawa kantong kresek hitam di tangan kiri, lalu membungkuk mengambil sandal sebelum kembali masuk ke kamar.
Namun tak lama berselang, ADP kembali keluar dari kamar, kali ini dengan kantong plastik di tangan kanan.
Ia menyusuri lorong indekos menuju sebuah pintu di ujung koridor. Pada pukul 23.25 WIB, ADP terekam kembali, kini tanpa membawa kantong plastik. Ia mengenakan kemeja berlengan pendek dengan kancing terbuka, lalu masuk ke kamar pada pukul 23.26 WIB.
Penjaga Kos Intip Kamar Dalam rekaman CCTV yang terekam pada pukul 00.27 WIB, penjaga kos terlihat berjalan di lorong depan kamar ADP.
Ia terlihat tanpa mengenakan atasan, hanya memakai sarung bermotif kotak-kotak, dengan sehelai pakaian putih tersampir di pundak kirinya.
Penjaga itu memegang ponsel dekat mulutnya, seolah sedang berbicara melalui speaker. Ia sempat berhenti, menoleh ke arah kamar ADP, lalu kembali berjalan.
Beberapa saat kemudian, ia berdiri selama sekitar 22 detik di depan kamar, masih dalam posisi berbicara melalui telepon.
Kemudian, pada pukul 05.20 WIB, penjaga kos kembali terlihat di depan kamar. Kali ini, ia mengenakan kemeja putih, celana pendek, dan membawa sapu.
Ia berhenti sejenak, menatap ke arah jendela kamar, lalu berbalik arah.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, kehadiran penjaga kos ke kamar ADP karena permintaan dari istri korban.