Berita Internasional
Radome USD 15 Juta Rusak Dihantam Rudal Iran, Pangkalan AS di Qatar Masih Aktif
Serangan rudal balistik Iran menghantam Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada 23 Juni lalu dan merusak kubah geodesik (radome) yang digunakan militer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SERANGAN-Serangan-rudal-Iran-terhadap-pangkalan-udara-AS.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM — Serangan rudal balistik Iran menghantam Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada 23 Juni lalu dan merusak kubah geodesik (radome) yang digunakan militer Amerika Serikat untuk komunikasi satelit rahasia.
Laporan ini diungkapkan Associated Press, berdasarkan analisis citra satelit terbaru dan pernyataan resmi pemerintah AS.
Pangkalan yang terletak di luar Kota Doha ini merupakan markas depan Komando Pusat AS (US Central Command) dan menjadi pusat operasi militer Amerika di kawasan Timur Tengah.
Radome senilai USD 15 juta (sekitar Rp 240 miliar) itu dipasang sejak 2016 untuk mendukung komunikasi satelit canggih militer AS.
Meskipun struktur di sekitarnya mengalami kerusakan ringan, sebagian besar area pangkalan dilaporkan tetap utuh.
Setelah laporan tersebut terbit, Juru Bicara Pentagon Sean Parnell mengonfirmasi bahwa memang ada rudal yang menghantam kubah satelit tersebut, tetapi kerusakan yang ditimbulkan tergolong kecil dan sama sekali tidak mengganggu operasi pangkalan.
“Al Udeid tetap beroperasi penuh,” ujar Parnell menegaskan.
Serangan ini disebut sebagai balasan Iran atas pengeboman tiga fasilitas nuklir Iran oleh AS selama perang Iran-Israel yang berlangsung 12 hari terakhir.
Presiden AS Donald Trump dalam keterangannya menyebut bahwa Iran sempat memberikan peringatan lebih dulu sebelum serangan dilakukan, sehingga pertahanan AS dan Qatar sempat bersiap.
“Iran meluncurkan 14 rudal, 13 berhasil dicegat, dan satu sengaja dibiarkan menghantam target yang tidak membahayakan,” kata Trump.
Lewat akun Truth Social miliknya, Trump juga mengucapkan terima kasih kepada Iran karena memberikan peringatan dini sehingga tak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Meski pihak Iran mengklaim pangkalan AS di Qatar telah “dihancurkan” dan komunikasi militer Amerika “terputus total,” citra satelit membuktikan kubah memang rusak berat, tetapi sebagian besar pangkalan tetap berfungsi normal.
Serangan rudal ini terjadi tak lama sebelum kesepakatan gencatan senjata yang diinisiasi AS berhasil dicapai, meredakan ketegangan, dan mencegah konflik kawasan meluas lebih jauh. (*)
| Mojtaba Khamenei jadi Pemimpin Baru Iran, Amerika Emosi Sebut tak Bakal "Hidup" Lama |
|
|---|
| Perang Iran Meluas ke Banyak Negara, Lebih dari 1.300 Orang Tewas dalam Enam Hari |
|
|---|
| Konflik Iran Picu Lonjakan Harga BBM di Amerika Gara-gara Jalur Minyak Dunia Terganggu |
|
|---|
| Serangan Drone Iran Tewaskan Tentara Amerika, Washington Curiga Ada Bantuan Intelijen Rusia |
|
|---|
| Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara |
|
|---|