Brigadir Nurhadi
Autopsi Brigadir Nurhadi, Alami Patah Tulang Lidah hingga Kepala Memar Sebelum Tewas
Kematian Brigadir Muhammad Nurhadi yang ditemukan tak bernyawa di kolam renang sebuah vila di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), perla
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Misri-Puspita-Sari-23-Kompol-Yogi-dan-Ipda-Haris-Chandra-ditetapkan-sebagai-tersangka.jpg)
Misri mengungkapkan bahwa setelah itu, Kompol Yogi masuk ke kamar untuk tidur, sementara Brigadir Nurhadi tetap berada di kolam dan Misri di sekitarnya.
Dalam rentang waktu pukul 18.20 WITA hingga 19.55 WITA, Misri sempat melihat Ipda Haris datang ke Villa Tekek sebanyak dua kali.
Kedatangan pertama, Ipda Haris langsung duduk di pinggir kolam dan melakukan panggilan video.
Namun, saat kedatangan kedua, Ipda Haris tampak mencurigakan, hanya celingak-celinguk di emperan vila.
Pada pukul 19.55 WITA, Misri memvideokan Brigadir Nurhadi yang masih berada di dalam kolam.
Setelah itu, Misri masuk ke kamar dan melihat Ipda Haris berada di pinggir kolam, mencoba membangunkan Kompol Yogi.
"Karena mungkin dia merasa kalau ada yang penting makanya Haris ini berulang kali ke kamar, makanya dia membangunkan Yogi," beber Yan.
Misri kemudian masuk ke kamar mandi selama sekitar 40 menit.
Ketika keluar, ia melihat Kompol Yogi berada di atas kasur dengan kaki menjuntai ke lantai.
Sekitar pukul 21.00 WITA, Misri berjalan menuju kolam, dan terkejut saat melihat Brigadir Nurhadi sudah berada di dasar kolam.
"Ia spontan histeris dan membangunkan Yogi dan Yogi langsung berlari menuju kolam untuk mengangkat Nurhadi," kata Yan.
Pelaku Penganiayaan Masih Misteri
Meskipun hasil autopsi mengonfirmasi adanya penganiayaan brutal terhadap Brigadir Nurhadi sebelum ia tenggelam, identitas pelaku yang melakukan penyiksaan tersebut masih menjadi misteri.
"Ini yang masih kami dalami, sampai hari ini kita belum dapatkan pengakuan," kata Dirreskrimum Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kombes Pol Syarif Hidayat, Rabu (9/7/2025).
Pihak kepolisian terus menyelidiki kasus ini untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis Brigadir Nurhadi. (*)