Jumat, 6 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

9 Ribu Keluarga Sudah Nikmati Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo

Sebanyak 9.000 keluarga di seluruh Provinsi Gorontalo tercatat sudah menerima Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G).

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 9 Ribu Keluarga Sudah Nikmati Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo
TribunGorontalo.com
BANTUAN -- Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Kepala dinas Sosial Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama masyarakat penerima bantuan BLP3G di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Jumat, (11/7/2025). Foto – Nova Diskominfotik. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Sebanyak 9.000 keluarga di seluruh Provinsi Gorontalo tercatat sudah menerima Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G).

Penyaluran ini resmi rampung 100 persen dan menjadi bukti komitmen Pemprov Gorontalo dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

Program yang digulirkan melalui Dinas Sosial ini menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) dari kelompok desil I dan II, yakni warga dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Setiap keluarga menerima paket pangan senilai Rp270.672 yang berisi beras 10 kilogram, telur ayam 10 butir, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram.

Penyaluran tahap akhir dilakukan di Kabupaten Pohuwato, tepatnya di lima kecamatan terakhir: Buntulia, Marisa, Paguat, Dengilo, dan Taluditi.

Penyerahan simbolis dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo Sagita Wartabone, Jumat (11/7/2025).

“Taluditi ini titik ke-76 sekaligus titik terakhir penyaluran BLP3G di Gorontalo. Alhamdulillah, penyaluran tuntas 100 persen. Ibu Wakil Gubernur pun turun langsung mendampingi masyarakat selama dua hari di Pohuwato,” ujar Sagita.

Idah Syahidah menegaskan, program BLP3G diharapkan benar-benar menjangkau warga yang layak.

Ia pun mengingatkan agar warga yang merasa mampu tidak memanfaatkan bantuan.

“Kalau masih bisa beli rokok, artinya bisa mengatur pengeluaran. Bantuan ini untuk mereka yang benar-benar tidak mampu. Saya minta kalau merasa mampu, lebih baik mundur dan berikan kesempatan untuk saudara-saudara lain yang lebih membutuhkan,” kata Idah.

Dalam penyaluran tersebut, Idah juga berpesan agar bantuan pangan dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan dasar keluarga, mendukung tumbuh kembang anak, dan tidak disalahgunakan.

Masyarakat diminta untuk hidup sederhana, menghindari gaya hidup konsumtif seperti rokok, pinjaman online, maupun judi online yang kerap menjerat rumah tangga.

Data Dinas Sosial Provinsi Gorontalo mencatat, penyaluran BLP3G tersebar di enam kabupaten/kota. Kabupaten Gorontalo mendapat alokasi terbanyak, 2.796 KPM, disusul Boalemo 1.460 KPM, Pohuwato 1.542 KPM, Gorontalo Utara 1.230 KPM, Kota Gorontalo 1.200 KPM, dan Bone Bolango 772 KPM.

Dengan rampungnya BLP3G, Pemprov Gorontalo berharap program ini bisa meringankan beban warga dan memacu kemandirian ekonomi melalui pola hidup hemat dan produktif. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved