UMKM Gorontalo
Viral di Medsos! Rujak Mas AL Diserbu Warga Gorontalo hingga Rela Antri di Tengah Hujan
Sebuah lapak sederhana penjual rujak yang berlokasi di pinggir jalan di kawasan Kota Gorontalo mendadak viral dan menjadi magnet baru bagi para pecint
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/RUJAK-Pesona-Rujak-Mas-AL-di-Kota-Gorontalo-viral-di-medsos.jpg)
Reporter: Mawar Datunsolang
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sebuah lapak sederhana penjual rujak yang berlokasi di pinggir jalan di kawasan Kota Gorontalo mendadak viral dan menjadi magnet baru bagi para pecinta kuliner.
Rujak yang dikenal dengan sebutan "Rujak Al" ini membuat warga dari berbagai penjuru rela mengantri panjang, bahkan saat hujan mengguyur wilayah tersebut pada Rabu(9/2025).
Sejak siang, puluhan sepeda motor terparkir rapat di sepanjang bahu jalan.
Kerumunan pembeli tampak memadati area depan lapak, sebagian memakai jas hujan, sebagian lainnya berteduh di emperan toko dan rumah warga.
Jalanan menjadi sempit, dipenuhi antrean dan lalu-lalang kendaraan, menandakan betapa besarnya daya tarik rujak yang satu ini.
Salah satu pembeli, Ulan (34), warga asal Limboto, mengaku rela menempuh perjalanan jauh demi mencicipi rujak yang sedang viral tersebut.
“Saya datang dari Limboto sejak jam satu siang. Saya penasaran karena banyak yang posting di Facebook,” ujar Ulan saat diwawancarai di lokasi.
Menurutnya, bukan hanya viralitas di media sosial yang menarik perhatiannya, tapi juga rasa unik dari rujak tersebut yang sulit ditemukan di tempat lain.
“Rasanya itu enak sekali, manis, dan gula merahnya kental. Baru kali ini saya rasa rujak yang memang benar-benar beda. Pokoknya lain dari yang lain,” tambahnya dengan antusias.
Ulan juga menyebut bahwa ia telah mengenal rujak Al sejak lama, ketika penjualnya masih berjualan di kawasan Perlimaan.
Namun baru kali ini mengantri karena popularitas rujak tersebut meledak di media sosial.
Fenomena rujak Al menjadi pembicaraan hangat di berbagai platform digital, khususnya Facebook.
Banyak warganet membagikan pengalaman mereka mencicipi rujak ini, lengkap dengan video pendek, yang membuat penasaran banyak orang.
Kombinasi rasa manis, pedas, dan segar, ditambah dengan teknik penyajian dan potongan buah yang segar, menjadikan rujak ini sebagai "primadona kuliner jalanan" terbaru di Gorontalo.
Rujak Al saat ini berjualan di Jl. Prof. Dr. Aloe Saboe di salah satu ruas jalan padat Kota Gorontalo yang dikelilingi rumah-rumah warga dan kios kecil.
Di kejauhan terlihat menara masjid yang menjadi salah satu penanda kawasan tersebut.
Meskipun tempatnya sederhana, hanya berupa lapak kecil beratapkan seng, antusiasme pembeli tidak surut meski harus antre di bawah gerimis.
Pantauan suasana di sekitar lokasi sangat ramai. Jalanan yang sempit menjadi padat karena banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan.
Suara mesin motor bercampur dengan percakapan para pembeli yang menunggu giliran.
Di tengah hujan yang turun rintik-rintik, beberapa orang bahkan terlihat tetap bertahan dengan payung atau jas hujan, hanya untuk mencicipi seporsi rujak Al.
Dengan rasanya yang khas dan promosi dari mulut ke mulut hingga media sosial, rujak Al menjadi bukti nyata bahwa kualitas dan keunikan rasa bisa membawa kesuksesan, bahkan dari sebuah lapak sederhana.
Tak heran, rujak ini kini bukan hanya makanan biasa, tapi sudah menjadi ikon kuliner viral di Gorontalo. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.