Miss Indonesia
Terhenti di Tengah, Merince Kogoya Didiskualifikasi dari Miss Indonesia 2025 Gegara Postingan Lama
Merince, mahasiswa Universitas Cenderawasih dan sosok muda penuh talenta, menjadi perbincangan hangat usai pemulangannya diumumkan secara tiba-tiba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mirence-Kogoya-msjsna.jpg)
Merince menyebut dalam perjalanan pembuatan video itu, ia dan timnya harus bertaruh nyawa di tengah situasi konflik bersenjata.
"Tim saya pun turut merasakannya lelahnya perjuangan ini, nyawa jadi taruhan di situasi penembakan kami pergi untuk pembuatan video profil, sakit, jatuh bangun, tangisan dalam perjalanan ini," tuturnya.
2. Korbankan Banyak Hal
Merince mengaku untuk bisa lolos karantina Miss Indonesia 2025, dia harus mengorbankan banyak hal.
Dia melalui waktu yang panjang sebelum akhirnya menjadi finalis Miss Papua Pegunungan.
"Perjuangan saya 4 bulan hingga berhasil mendapatkan sash Finalis Papua Pegunungan dan mengorbankan banyak hal, mendapatkan bantuan sampai dengan 65 juta lebih," jelasnya dikutip pada Sabtu, 28 Juni 2025.
3. Kecewa Didepak karena Komentar
Merince merasa tidak adil karena posisinya digantikan begitu saja dalam hitungan menit.
Dia menilai Miss Indonesia hanya mengambil keputusan berdasarkan komentar publik yang pro Palestina.
"Saya juga sampaikan permintaan maaf untuk semua keluarga besar Papua. Pegunungan dan semua tim saya, saya sudah berusaha memberikan yang terbaik, namun nyatanya keputusan @missindonesia diambil berdasarkan komentar yang tidak sependapat dengan kepercayaan saya," jelasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id