Minggu, 15 Maret 2026

Gempa Bumi

Baru Saja Gempa Bumi Guncang Wilayah Sulawesi Tengah, BMKG Catatan Segini Magnitudonya

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah timur laut Kabupaten Banggai Kepulauan (Banggai Kep), Provinsi Sulawesi Tengah, pada Sabtu pa

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Baru Saja Gempa Bumi Guncang Wilayah Sulawesi Tengah, BMKG Catatan Segini Magnitudonya
BMKG
GEMPA Mag:3.4, 28-Jun-2025 08:35:10WIB, Lok:0.44LS, 123.41BT (105 km TimurLaut BANGGAIKEP-SULTENG), Kedlmn:10 Km #BMKG. Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data 

TRIBUNGORONTALO.COM — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah timur laut Kabupaten Banggai Kepulauan (Banggai Kep), Provinsi Sulawesi Tengah, pada Sabtu pagi, 28 Juni 2025, pukul 08.35 WIB.

Gempa tercatat berada pada koordinat 0,44° Lintang Selatan dan 123,41° Bujur Timur.

Lokasi ini tepatnya sekitar 105 kilometer arah timur laut dari pusat pemerintahan Banggai Kepulauan, dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa ini terjadi di kawasan laut dalam gugusan Laut Maluku bagian selatan yang secara tektonik sangat kompleks.

Kawasan ini merupakan zona pertemuan antara Lempeng Filipina, Lempeng Laut Maluku, dan aktivitas sesar lokal bawah laut.

Kedalaman gempa yang sangat dangkal, hanya 10 kilometer, menunjukkan bahwa sumbernya kemungkinan berasal dari aktivitas sesar aktif lokal di kerak atas samudra.

Meski memiliki magnitudo sedang dan kedalaman dangkal yang biasanya cukup untuk menimbulkan getaran di permukaan, belum ada laporan mengenai guncangan yang dirasakan masyarakat maupun dampak kerusakan di permukiman terdekat, seperti di Kecamatan Totikum, Bokan Kepulauan, atau Bulagi.

Sejarah seismik wilayah ini mencatat aktivitas gempa tektonik yang berulang, baik dari sesar lokal maupun akibat subduksi di sekitar Lempeng Laut Maluku dan Filipina.

Kawasan timur Sulawesi, termasuk Banggai Kepulauan, memiliki potensi seismik menengah hingga tinggi, dengan beberapa kejadian signifikan dalam dua dekade terakhir, meskipun sebagian besar terjadi di laut dan bermagnitudo kecil hingga sedang.

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah daerah dan masyarakat di pulau-pulau kecil serta wilayah pesisir diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi gempa susulan dan tsunami, terutama jika terjadi gempa dengan magnitudo di atas 6 dan kedalaman dangkal.

Pengetahuan lokal tentang jalur evakuasi, lokasi titik kumpul, dan protokol darurat menjadi penting dalam meminimalkan risiko.

Informasi awal gempa ini dikeluarkan oleh BMKG dan dapat mengalami perubahan setelah analisis data lanjutan dan verifikasi teknis dari parameter seismik.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved