Jumat, 13 Maret 2026

1 Muharram 1447 H

Tahun Baru Islam 2025: Doa Awal & Akhir Tahun 1 Muharram 1447 H, Penuh Harapan & Ampunan

Tahun Baru Islam adalah pergantian tahun dalam perhitungan kalender Hijriah yang diambil dari momen hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Tahun Baru Islam 2025: Doa Awal & Akhir Tahun 1 Muharram 1447 H, Penuh Harapan & Ampunan
CANVA AI
TAHUN BARU ISLAM-Umat Islam di seluruh dunia akan segera menyambut datangnya 1 Muharram 1447 Hijriah, yang jatuh pada Jumat, 27 Juni 2025. Momen ini bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi juga saat istimewa untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak ibadah, dan memohon keberkahan dari Allah SWT. 

Allahumma antal abadiyyul qadimul awwal. Wa 'ala fadhlikal 'azhimi wa karimi judikal mu'awwal. Hadza 'amun jadidun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fihi minas syaithani wa auliya'ih, wal 'auna 'ala hadzihin nafsil ammarati bis su'I, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikram.

Baca juga: Skema Baru Pemilu 2029 dan 2031 Resmi Berubah, Kini Dipastikan Pemilu Tak Lagi Serentak

Artinya: "Tuhanku, Kau Yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karuniaMu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."

Doa Akhir Tahun

Doa akhir tahun dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali.

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allahumma ma 'amiltu min 'amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani 'anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiha 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'ala 'uqubati, wa da'autani ilat taubati min ba'di jara'ati 'ala ma'shiyatik. Fa inni astaghfiruka, faghfirli wa ma 'amiltu fiha mimma tardha, wa wa'attani 'alaihits tsawaba, fa'as'aluka an tataqabbala minni wa la taqtha' raja'i minka ya karim.

Artinya: "Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."

Nah, itulah bacaan doa akhir dan awal tahun yang dianjurkan dipanjatkan pada penghujung dan awal tahun Hijriah.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan mengampuni dosa-dosa yang telah diperbuat.

 

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved