Jumat, 13 Maret 2026

Berita Nasional

Roy Suryo & Rocky Gerung Kompak Sindir Kesehatan Jokowi: Alergi atau Tanda Tekanan Politik?

Jokowi tampak bersama putri keduanya Kahiyang Ayu dan cucu-cucunya, Sedah Mirah Nasution, Panembahan Al Nahyan Nasution, dan Panembahan Al Saud Nasuti

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Roy Suryo & Rocky Gerung Kompak Sindir Kesehatan Jokowi: Alergi atau Tanda Tekanan Politik?
TikTok TribunSolo/TribunnewsBogor
WAJAH JOKOWI TERKINI - Kolase foto wajah Jokowi yang tampak berubah usai disebut mengalami sakit autoimun, Jumat (13/6/2025). Dulu banyak bercak hitam, kini banyak bercak putih, warga kulit berubah drastis. Jokowi tegaskan hanya alergi kulit biasa sepulang dari Vatikan. (TikTok TribunSolo/TribunnewsBogor) 

"Saya kira bukan alergi ya, ada semacam itu psikosomatik. Jadi, kalau alergi itu kan kimia tuh. Ini psikosomatik, artinya gangguan kejiwaan itu tidak mampu untuk diatasi oleh tubuh," papar Rocky Gerung, Kamis (19/6/2025) dikutip dari Tribunnews.com.

Baca juga: Universitas Terbuka Gorontalo Gelar Seleksi Calon Pegawai Non PNS 2025, Jaring SDM Kompetitif 

Menurut Rocky, Jokowi mengalami ketagihan kamera tetapi polemik mengenai dirinya tak berhenti, sehingga efek negatifnya mempengaruhi kondisi tubuhnya.

"Nah, kita mulai lihat bagaimana, misalnya, ketagihan Pak Jokowi terhadap kamera itu akhirnya mencandu terus-menerus," katanya.

"Pada saat dia mencandu, yang terjadi justru adalah efek negatifnya kan. [Kecanduan yang] dia mesti layani, mesti seolah-olah 'ya silakan.' Pada saat yang sama, anaknya dipersekusikan oleh politician kan. Jadi itu yang terjadi," jelasnya.

Rocky Gerung juga menduga, ada ketegangan psikologi yang dialami Jokowi dan sudah tidak bisa lagi diatasi dengan obat-obatan.

"Jadi, sebetulnya ketegangan psikologi itu kalau tubuhnya tidak kuat, sistem stressor-nya, mesti diatasi secara kimia.

Misalnya, minum xanax atau obat penenang. Nah, kelihatannya sudah pernah dipakai, dan itu sudah kebal, karena Pak Jokowi itu ada ketegangan psikologi luar biasa," jelasnya.

Akademisi kelahiran Manado, Sulawesi Utara 20 Januari 1959 ini menambahkan, ketegangan psikologis Jokowi bertumpuk lantaran banyaknya persepsi negatif dari publik.

"Setelah dia turun itu tidak berhenti dugaan-dugaan negatif terhadap perilaku beliau selama pemerintah. Dan itu menyakitkan, karena mungkin Pak Jokowi melihat Ibu Mega setelah lengser ngurusin PDIP, Pak Prabowo sebelum jadi presiden ngurusin partai, Pak SBY secara lengser melukis, ngurusin partai," papar Rocky.

Terpisah, Ajudan Jokowi yakni Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, mengungkap sakit yang sedang diderita ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Ia mengungkapkan kulit Jokowi mengalami peradangan akibat alergi. 

Meski begitu, menurutnya kondisi presiden ketujuh ini kini sudah membaik.

“Sedang proses pemulihan. Secara visual kita bisa lihat Bapak memang agak berubah. Secara fisik oke tidak ada masalah. Secara medis disampaikan alergi beliau menyebabkan peradangan. Tapi saat ini pemulihannya mulai membaik,” dilansir Tribun-medan.com, Senin (23/6/2025).

Jokowi sendiri menegaskan sakit yang dialaminya hanyalak alergi biasa. 

Ia mengaku, mengalami alergi sepulang dari melayat Paus Fransiskus di Vatikan pada akhir April 2025 lalu.

"Kan sudah disampaikan, alergi biasa. Alergi biasa, waktu ke Vatikan kemarin," kata Jokowi.

Baca juga: Sambut Tahun Baru Islam, Ratusan Pelajar SD SMP di Boalemo Gorontalo Ikut Pawai Obor

Ia juga mengatakan alergi itu tidak mempengaruhi kondisi kesehatannya. "Gak ada masalah. Alergi. alergi biasa," katanya, Sabtu (14/6/2025).

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved