Berita Ekonomi Gorontalo
Sepi dan Terlupakan, Pedagang Pasar Liluwo Kota Gorontalo Bertahan di Tengah Lapak Kosong
Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Pasar Rakyat Liluwo akan sepenuhnya kehilangan kilau dan fungsinya sebagai pusat ekonomi rakyat.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PASAR-LILUWO-Lapak-lapak-tertutup-di-Pasar-Liluwo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kondisi Pasar Rakyat Liluwo di Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, kini memprihatinkan.
Pasar yang dulunya menjadi pusat aktivitas jual beli masyarakat, kini hanya dihuni segelintir pedagang yang masih bertahan.
Lapak-lapak kosong tampak mendominasi bagian tengah dan pinggir pasar.
Banyak kios tutup, sebagian bahkan terlihat kumuh dan tak terurus.
Di bagian belakang pasar, hanya tersisa beberapa penjual sayur, ikan, dan daging ayam.
“Ya tinggal kami-kami ini yang memilih bertahan untuk berjualan di sini. Yang lain sudah pindah,” ungkap Ferdy Yusuf, salah satu pedagang, kepada Tribun Gorontalo, Selasa (24/6/2025).
Ferdy menyebut, dari sekian banyak penjual yang pernah mengisi pasar ini, kini hanya tersisa tiga pedagang ayam, satu penjual ikan, dan tiga penjual sayur.
“Kalau yang di pinggir-pinggir ini sudah lama tutup,” tambahnya.
Ia mengaku, situasi sepi seperti ini sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Pasar semakin kehilangan pembeli, pendapatan pun terus menurun.
“Sepi sekali pasar ini, hanya ada beberapa orang saja yang mau datang. Itu pun langganan,” jelasnya.
Ferdy menilai, salah satu penyebab utama turunnya jumlah pengunjung adalah banyaknya pedagang yang berjualan di pinggiran jalan.
“Jangan cari di mana, pasar sepi ini karena banyak yang sudah membuka lapak di pinggiran jalan,” terangnya.
“Harusnya pemerintah bisa memikirkan nasib kami juga. Buat di satu tempat biar semua terpusat.”
Keluhan senada datang dari Haris Djaini, pedagang sayur yang berjualan bersama istrinya.
Ia mengaku tetap bertahan di pasar karena tak punya pilihan lain.