Makan Bergizi Gratis
Makan Bergizi Gratis Tak Lagi Siap Santap, 4.075 Siswa di Tangsel Dapat Bahan Mentah, Ini Alasannya
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini masih menjadi sorotan. Mulai dari makanan yang basi, bahkan makanan yang tidak sudah tidak layak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MBG-bahan-mentah.jpg)
Awalnya, ia kaget karena guru kelas melaporkan siswa-siswi hanya mengonsumsi nasi dengan sayur, tempe, dan buah.
Pimpinan Yayasan Komunitas Inovasi Rumpun Bambu (YKRIB), Yetru pun menyampaikan permintaan maaf atas hal itu.
Ia juga membenarkan pihaknya sengaja tidak mendistribusikan lauk hewani, karena kondisi bahan makanan yang rusak dan tidak layak konsumsi.
Pihaknya juga mempertimbangkan kesehatan anak-anak.
Baca juga: 8 Jam Listrik Padam di Gorontalo Hari Ini Rabu 18 Juni 2025, Cek Wilayah yang Terdampak
“Terjadi kerusakan pada bahan makanan lauk hewani. Maka kami memutuskan untuk tidak mendistribusikannya karena khawatir dengan kesehatan anak-anak sekolah,” ujar Yetri saat dihubungi, Rabu siang.
Sebagai gantinya, pihaknya hanya membagikan lauk karbohidrat, lauk nabati, sayur, dan buah.
Menurut dia, kalaupun harus memasak ulang lauk hewani, waktunya tidak cukup dan semua bahan makanan sudah terpakai. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com