Rabu, 11 Maret 2026

Berita Viral

Bukan Hanya di Gorontalo, Mie Gacoan di Sulsel Juga Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya

Tak hanya di Gorontalo, tenyata Mie Gacoan di Sulawesi Selatan pun ikut ditutup. Ini alasannya

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Bukan Hanya di Gorontalo, Mie Gacoan di Sulsel Juga Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya
Tribun Timur/ Sayyid Zulfadli
TAK KANTONGI IZIN - Outlet Mie Gacoan itu berlokasi di Jalan Tun Abdul Razak No. 9022, masuk wilayah Kecamatan Somba Opu, Gowa (perbatasan Makassar), dipotret, Selasa (10/6/2025). Mie Gacoan pertama di Sulsel ini terancam ditutup karena tak kantongi izin PBG dan SLF. 

Namun, berdasarkan laman profil LinkedIn, jabatan Chief Of Operations atau COO PT Richeese Kuliner Indonesia diduduki oleh Kenny Chong yang berasal dari Bandung, Jawa Barat.

Richeese Factory hadir pertama kali di Indonesia pada 8 Februari 2011.

Baca juga: Guru Sekolah Swasta Elite di Bekasi Resaign Massal, Diduga Akibat Tugas di Luar Jobdesk

Kala itu, outlet pertamanya berada di Paris Van Java Mall, Bandung, Jawa Barat.

Mie Gacoan

Mie Gacoan terkenal karena menjual mi goreng pedas dengan harga murah, strategi yang dirancang untuk menargetkan khalayak muda.

Per tahun 2025, Mie Gacoan memiliki lebih dari 280 gerai di seantero Indonesia, dengan jumlah terbanyak di Pulau Jawa.

Pemilik Mie Gacoan adalah Anton Kurniawan.

Ia pendiri dan CEO dari PT Pesta Pora Abadi, perusahaan yang menaungi merek Mie Gacoan.

Meskipun nama Harris Kristanto sering disebut-sebut sebagai pemilik, ia sebenarnya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) di PT Pesta Pora Abadi.

Baca juga: Ramalan Zodiak Libra Scorpio Sagiarius Hari Ini 18 Juni 2025: Cinta, Kesehatan, Karier, Keuangan

Seperti yang tertera pada profil LinkedInnya, Harris Kristanto menjabat COO Mie Gacoan.

Hal ini kemballi ditegaskan Harris melalui bio Instagramnya.

Anton Kurniawan memulai Mie Gacoan di Malang pada tahun 2016.

Dilansir dari situs Jobstreet, PT Pesta Pora Abadi kini sudah memiliki lebih dari 10.000 orang karyawan dan berbasis di kota Malang, Jawa Timur. (*) 


Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved