Minggu, 8 Maret 2026

Berita Haji

Ternyata Ini Alasan Arab Saudi tak Jadi Potong Kuota Haji Indonesia di 2026 Nanti

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ternyata Ini Alasan Arab Saudi tak Jadi Potong Kuota Haji Indonesia di 2026 Nanti
KOMPAS.com/FIRDA JANATI
KUOTA HAJI - Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) RI Dahnil Anzar Simanjuntak saat konferensi pers kepulangan jemaah haji 2025, di Kantor BP Haji, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2025) malam. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Ada kabar baik bagi calon jemaah haji Indonesia. Kuota haji untuk tahun 2026 dipastikan tidak akan dipotong.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurutnya, pemerintah Arab Saudi mengapresiasi komitmen Indonesia untuk memperbaiki manajemen dan tata kelola haji tahun depan.

Menurut Dahnil, apresiasi tersebut membuat Arab Saudi mengurungkan rencana awal untuk mengurangi kuota jemaah haji Indonesia sebanyak 50 persen pada tahun 2026.

"Jadi apresiasi tersebut disampaikan karena ada upaya perubahan manajemen dan tata kelola haji. Mereka percaya penyelenggaraan ibadah haji 2026 nanti akan jauh lebih baik," kata Dahnil dalam keterangannya, Kamis (12/6/2025).

Dahnil juga mengeklaim, pembatalan pengurangan kuota jemaah haji Indonesia merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan pemerintah Arab Saudi terhadap kebijakan Presiden Prabowo yang telah membentuk BP Haji sebagai manajemen baru penyelenggaraan haji 2026.

Oleh karena itu, ia optimistis bahwa kuota jemaah pada pelaksanaan ibadah haji 2026 akan tetap sama seperti tahun 2025, bahkan ada kemungkinan akan bertambah.

"InsyaAllah 2026 tetap bisa seperti 2025 atau bisa bertambah dari banyak pembicaraan antara Presiden dengan Raja, maupun dari BP Haji dan Kementerian Haji dan Umrah," tuturnya.

 Berawal dari Evaluasi Buruk dan Negosiasi BP Haji

Wacana pengurangan kuota haji ini awalnya muncul dari hasil evaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 yang dinilai buruk.

Dahnil mengakui bahwa wacana tersebut sempat mengejutkan BP Haji, mengingat penyelenggaraan ibadah haji 2026 akan sepenuhnya dipegang oleh lembaga baru ini.

BP Haji kemudian melakukan negosiasi intensif dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Hasilnya, disepakati bahwa wacana pengurangan kuota tidak akan dilakukan pada musim haji 2026. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved