Selasa, 17 Maret 2026

Viral Internasional

Mantan Siswa Tembaki Sekolah hingga 10 Orang Tewas, Polisi Temukan Jasad Pelaku di Toilet

Seorang mantan siswa di Kota Graz, Austria, menembaki sekolah secara brutal.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Mantan Siswa Tembaki Sekolah hingga 10 Orang Tewas, Polisi Temukan Jasad Pelaku di Toilet
Tribunnews.com
PENEMBAKAN MASSAL - foto ilustrasi jenazah. Seorang pria berusia 21 tahun menembaki sekolah di Kota Graz, Austria. 10 orang tewas dan 30 terluka akibat penembakan massal tersebut. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang mantan siswa di Kota Graz, Austria, menembaki sekolah secara brutal.

Sebanyak 10 orang dikabarkan tewas, di antaranya 9 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban meninggal di rumah sakit.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Aljazeera, Walikota Graz Elke Kahr mengatakan korban merupakan tujuh siswa dan dua orang dewasa. Adapun 30 orang terluka.

Adapun insiden penembakan massal ini terjadi pada Selasa (10/6/2025).

Kepolisian menyatakan, pelaku yang berusia 21 tahun merupakan mantan murid di sekolah menengah Dreierschuetzengasse. 

Ia menyerang dengan dua senjata api legal yang dimilikinya, lalu ditemukan tewas bunuh diri di toilet sekolah. 

"Pelaku bertindak seorang diri," ujar juru bicara kepolisian, dikutip Kompas.com dari kantor berita AFP, seraya menambahkan bahwa surat perpisahan ditujukan kepada orangtuanya ditemukan di rumahnya. 

Namun, hingga kini belum ditemukan petunjuk jelas mengenai motif penembakan.

Respons Pemerintah Austria Sembilan korban dilaporkan meninggal di tempat kejadian, sedangkan satu korban lainnya, seorang perempuan, meninggal di rumah sakit akibat luka yang diderita. 

Secara keseluruhan, tujuh korban berjenis kelamin perempuan dan tiga laki-laki. 

Salah satu korban adalah siswa asal Perancis berusia 17 tahun. Hal ini dikonfirmasi oleh ayah korban kepada AFP.

Selain korban jiwa, sedikitnya 12 orang mengalami luka serius. 

Kepolisian memastikan bantuan psikologis diberikan kepada para saksi dan keluarga yang terdampak.

Kanselir Austria Christian Stocker mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari.

 "Negara ini baru saja mengalami kekerasan yang tak terbayangkan," ujarnya saat mengunjungi Graz. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved