Berita Viral
Siswa Berprestasi Depresi dengan Biaya Pendidikan, Tak Bisa Sekolah, Gubernur Jabar Turun Tangan
Diketahui, peristiwa ini terjadi pada Jumat (6/6/2025) malam. Saat itu, MMH sedang bekerja sebagai penjaga warung buah di Pasar Kalitanjung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-Siswa-Cirebon-saat-berada-di-Rumah-Sakit-cvf.jpg)
*) Disclaimer
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.
Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/
TRIBUNGORONTALO.COM-Impian seorang siswi berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA nyaris berakhir tragis. MMH (17), santri pintar asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, nekat menenggak cairan pembersih lantai karena putus asa tak mampu melanjutkan sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Peristiwa memilukan itu terjadi pada Jumat malam, 6 Juni 2025. Saat itu, MMH tengah bekerja sebagai penjaga warung buah di kawasan Pasar Kalitanjung, Kota Cirebon. Sekitar pukul 23.30 WIB, ia menenggak cairan beracun dan segera menghubungi temannya karena menahan rasa sakit yang luar biasa.
Ia putus asa karena nasibnya yang tidak punya uang.
Diketahui, peristiwa ini terjadi pada Jumat (6/6/2025) malam.
Saat itu, MMH sedang bekerja sebagai penjaga warung buah di Pasar Kalitanjung, Kota Cirebon.
Ia menenggak cairan berbahaya sekitar pukul 23.30 WIB.
Kemudian ia segera menghubungi temannya karena tidak mampu menahan sakit.
Rekan-rekannya yang panik langsung meminta bantuan warga dan membawa MMH ke rumah sakit.
Baca juga: Damkar Kabupaten Gorontalo Ternyata Cuma Punya 5 Unit Armada Aktif Beroperasi