Berita Nasional
Bukan Milik Jokowi! Fakta Sebenarnya di Balik Kapal JKW dan Dewi Iriana yang Viral
Di media sosial, kapal-kapal tug boat JKW dan tongkang Dewi Iriana tersebut dinarasikan sebagai angkutan material tambang nikel di Raja Ampat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berita-Nasional-Berita-Identitas-Pemilik-Kapal-Pengangkut-JKW-dan-Iriana-xb.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya video dan foto sejumlah kapal dengan nama mencolok JKW Mahakam dan Dewi Iriana.
Banyak warganet menduga bahwa kapal-kapal tersebut terkait langsung dengan mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), dan istrinya, Iriana. Namun, benarkah demikian?
PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI), perusahaan pemilik sebagian armada kapal tersebut, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan kabar yang viral
Lewat pernyataan resmi yang disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan, Desi Femilinda Safitri, PSSI menegaskan bahwa kapal-kapal dengan nama JKW Mahakam dan Dewi Iriana sama sekali tidak berhubungan dengan keluarga Jokowi.
Akhirnya, PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI) buka suara
Perusahaan PSSI tersebut menanggapi sejumlah video viral terkait keberadaan kapal-kapal yang diberi nama mirip dengan inisial mantan Presiden ke-7 tersebut.
Untuk diketahui, beberapa hari terakhir ramai unggahan di lini masa yang memperlihatkan keberadaan kapal-kapal dengan nama lambung JKW dan Iriana.
Baca juga: Program Kerja 100 Hari Bupati Bone Bolango Gorontalo, Ismet Mile Fokus Bentuk Integrasi ASN
Di media sosial, kapal-kapal tug boat JKW dan tongkang Dewi Iriana tersebut dinarasikan sebagai angkutan material tambang nikel di Raja Ampat.
Sekretaris Perusahaan PT IMC Pelita Logistik Tbk, Desi Femilinda Safitri, membenarkan bahwa sebagian kapal-kapal dengan nama lambung JKW dan kapal tongkang Dewi Iriana adalah milik perseroan dan anak usahanya, PT Pelita Samudera Sreeya.
"Peran perseroan murni sebagai penyedia jasa transportasi laut, dan kegiatan operasional kapal-kapal kami dilakukan oleh penyewa berdasarkan kebutuhan logistik mereka," jelas Desi, dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (11/6/2025).
Soal pemilihan nama JKW dan Iriana dalam armada kapal PSSI dan anak usahanya, Desi menjelaskan bahwa pemberian nama kapal merupakan pertimbangan internal.
Ia menegaskan, meski kapal-kapal tug boat beserta tongkangnya diberi nama JKW Mahakam dan Dewi Iriana, penamaan kapal tidak ada sangkut pautnya dengan seorang mantan presiden atau tokoh tertentu lainnya.
"Penamaan kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana dilakukan perseroan berdasarkan pertimbangan internal, dan tidak dimaksudkan untuk merujuk atau mengasosiasikan dengan tokoh publik mana pun," ungkap Desi.
Pemberian nama JKW Mahakam, menurut Desi, adalah karena sebagian kapal tug boat dioperasikan di Kalimantan Timur melintasi Sungai Mahakam.
Ia juga mengatakan, kapal-kapal JKW Mahakam tidak ada kaitannya dengan aktivitas tambang nikel di Raja Ampat.
"(Penamaan kapal) mengacu pada wilayah operasional di Kalimantan Timur dan tidak terkait dengan aktivitas pengangkutan di wilayah Raja Ampat," tegasnya.