Pemkot Gorontalo
Pemkot Gorontalo Cari Investor untuk Bangkitkan Wisata Pemandian Potanga
Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo membuka peluang bagi investor untuk mengelola kembali objek wisata legendaris Pemandian Potanga yang kini terbengka
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-terkini-Pemandian-Potanga-Kota-Gorontalo-Senin-962025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo membuka peluang bagi investor untuk mengelola objek wisata Pemandian Potanga yang kini terbengkalai.
Terletak di Kelurahan Pilolodaa, Kecamatan Kota Barat, destinasi seluas 2.679 m2 ini mengalami penurunan pengunjung sejak pandemi Covid-19 hingga akhirnya tak terurus.
Kini, kawasan yang dulunya ramai oleh pengunjung itu tampak memprihatinkan.
Semak belukar tumbuh liar, sementara bangunan permanen seperti panggung utama, toilet, dan gazebo sudah rusak.
Padahal, Pemandian Potanga dikenal sebagai salah satu pemandian alam dengan sumber air alami yang menjadi kekayaan langka di Gorontalo.
"Ada rencana kita untuk mengembalikan kawasan ini seperti dulu, tetapi lebih ke menawarkan ke investor," ujar Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Gorontalo, Zamronie Agus, Senin (9/6/2025).
Baca juga: BREAKING NEWS: Kakak Beradik Keroyok Tetangga di Kota Gorontalo, Pelaku Mabuk Miras Oplosan
Pemerintah Kota Gorontalo kini menaruh harapan besar pada pihak swasta yang bersedia berinvestasi.
Zamronie menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap kerja sama, dengan sistem bagi hasil yang bisa didiskusikan lebih lanjut.
"Tentunya dengan konsekuensi investasi untuk mengembalikan fasilitas yang ada," tambahnya.
Potensi Pemandian Potanga bukan hanya pada kejernihan airnya yang berasal dari mata air alami seperti halnya Lombongo dan Pentadio.
Lebih dari itu, lokasi cukup strategis dan berada di dekat pusat Kota Gorontalo dengan akses yang dapat dijangkau.
Kawasan ini berada di satu rute wisata religi bersama Benteng Otanaha dan Makam Ju Panggola, menjadikannya titik penting dalam pengembangan wisata Kota Gorontalo ke depan.
Zamronie menegaskan bahwa kehadiran investor nantinya juga harus melibatkan warga sekitar.
Partisipasi masyarakat lokal, menurutnya, menjadi kunci keberlanjutan destinasi.
"Pastinya kita berharap ada keterlibatan warga. Pasti warga diajak kolaborasi," katanya.
Baca juga: Pantai Kurenai Gorontalo Dipadati Wisatawan saat Libur Lebaran Haji 2025