Human Interest Story
Ronal Mohamad, Jagal Sapi Kurban di Gorontalo yang Lestarikan Warisan 3 Generasi
Ronal Mohamad (41), pria asal Kelurahan Biau, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, punya kisah yang tak sekadar soal memotong hewan kurban.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ronal-Mohamad-41-merupakan-seorang-jagal-sapi-kurban.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ronal Mohamad (41), pria asal Kelurahan Biau, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, punya kisah yang tak sekadar soal memotong hewan kurban.
Selama 13 tahun terakhir, ia mengabdikan diri sebagai juru sembelih, sebuah profesi yang ia anggap bukan hanya pekerjaan, tapi bagian dari ibadah.
"Pekerjaan sebagai juru sembelih sapi ini, insyaallah, menjadi berkah," ujar Ronal saat ditemui oleh Tribun Gorontalo, Jumat (6/6/2025).
Bukan sekadar keterampilan biasa, kemampuan menyembelih yang ia miliki adalah warisan keluarga.
Dari kakeknya, lalu diturunkan ke ayahnya, dan kini berada di tangannya.
"Ini pekerjaan turunan. Dulu kakek yang mulai, lalu ke ayah, kemudian saya melanjutkan," kisahnya.
Ronal belajar langsung dari sang ayah. Ia menguasai proses penyembelihan dengan panduan ketat berdasarkan syariat Islam.
Bagi Ronal, ini bukan soal memotong daging semata, tapi soal menjaga nilai, adab, dan akhlak.
"Ilmu menyembelih ini saya pelajari dari ayah, semuanya sesuai syariat. Termasuk adab dalam menyembelih, itu yang harus dijaga," ucapnya dengan nada serius.
Baginya, penyembelihan hewan kurban adalah bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
Maka, setiap sapi yang ia sembelih, tak hanya ditangani dengan keterampilan, tapi juga dengan niat ibadah dan tanggung jawab spiritual.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, jelang Iduladha Ronal mulai sibuk.
Biasanya, ia sudah dihubungi sejak jauh-jauh hari oleh panitia masjid maupun keluarga yang membutuhkan jasanya.
"Dari jauh hari saya sudah ditelepon takmir masjid untuk diminta menyembelih," tuturnya.
Tahun ini, Ronal menyelesaikan penyembelihan di tiga lokasi: di masjid tempat ia biasa beribadah, di lingkungan keluarganya, dan di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo.
| Sosok Cindy Sakila Dauda, Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter di Gorontalo |
|
|---|
| Polisi Muda di Gorontalo Ini Jualan Siomay Pakai Bentor, Omzet Bisa Jutaan per Malam |
|
|---|
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|