Sabtu, 14 Maret 2026

Banjir di Kelurahan Tenilo

Warga Resah Kelurahan Tenilo Gorontalo Jadi Langganan Banjir dan Lumpur: Kalau Hujan Pasti Banjir

Tenilo merupakan salah satu wilayah yang kerap dilanda banjir jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Warga Resah Kelurahan Tenilo Gorontalo Jadi Langganan Banjir dan Lumpur: Kalau Hujan Pasti Banjir
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
BANJIR : Ismail Adrian, Warga Kelurahan Tenilo saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Rabu (4/6/2035). Terpantau adanya puluhan rumah di Kelurahan Tenilo terdampak banjir. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Warga Kelurahan Tenilo Gorontalo resah dengan tempat pemukiman mereka.

Kelurahan Tenilo merupakan salah satu wilayah yang kerap dilanda banjir jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Tak hanya banjir, namun material seperti lumpur juga tak pernah absen ketika musim hujan.

Baca juga: H-1 Iduladha, Pedagang Ikan di TPI Tilamuta Gorontalo Banting Harga

Hal ini disampaikan Ismail Adrian, salah satu warga Kelurahan Tenilo, Kota Gorontalo.

Ismail saat ditemui TribunGorontalo.com, Rabu (4/6/2025) saat itu tengah membersihkan material banjir yang tersisa di rumahnya.

Meskipun dengan alat seadanya, Ismail membersihkan lumpur untuk dipindahkan di badan jalan.

"Sudah begini di sini, kalau hujan pasti rawan," ujarnya.

Baca juga: Diduga Langgar Pasal Pemerasan, 3 Pelaku Pungli di Tanah Abang Resmi Ditahan

Kata Ismail, Kelurahan Tenilo jadi rawan banjir sebab dipertemukan dengan gunung dan sungai.

Sehingga banjir bisa dari kedua tempat itu.

Kata Ismail, banjir terparah pernah mereka rasakan pada tahun 2024, saat itu air dari gunung turun dan sungai Bulango sementara meluap.

Sehingganya lumpur bisa mencapai betis kaki orang dewasa.

Namun kata Ismail banjir kali ini tidak parah, sebab hanya air yang berasal dari gunung.

Baca juga: Masjid Agung Baiturrahman Limboto Siapkan 11 Sapi Kurban dan 1.500 Kupon untuk Warga

"Kalau dari gunung banjir baru sungai di belakang meluap, itu jauh lebih parah mungkin," bebernya

Air yang turun dari gunung yang tepat berada di belakang rumah warga merembet masuk ke area pemukiman.

Sementara itu, saluran air pun justru tersumbar dengan material lumpur yang dibawa banjir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved