Berita Nasional
Pria Diduga Alami Gangguan Jiwa Bacok Warga, Mengaku Gara-gara Dapat Bisikan Iblis
Sebuah insiden mengerikan menggemparkan warga Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Minggu (1/6/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-pria-dengan-gangguan-jiwa-bacok-warga-hingga-tewas.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sebuah insiden mengerikan menggemparkan warga Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Minggu (1/6/2025).
Seorang pria berusia 35 tahun, Andi Heru, yang diduga kuat mengidap Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), secara brutal membacok dua warga setempat.
Akibat serangan membabi buta itu, korban pertama, Sisilia Agatha (53), ditemukan tewas di lokasi kejadian dengan luka bacok serius di bagian belakang kepala.
Sementara itu, korban kedua, Ahmad Yani, berhasil selamat meski menderita luka parah.
Dalam pengakuannya yang mengejutkan kepada wartawan, Andi Heru menyatakan bahwa tindakan kejamnya dipicu oleh bisikan-bisikan halus yang menyuruhnya untuk menyerang orang-orang yang ditemuinya.
"Waktu saya keluar dari rumah, ada bisikan iblis bilang 'tangkap itu iblis', jadi saya bawa parang dan tebas iblis itu," ungkapnya pilu, dikutip dari Tribun-Sulbar.com, Rabu (4/6/2025).
Awal Mula Ketegangan dan Kronologi Pembacokan
Sebelum insiden berdarah ini terjadi, Andi Heru diketahui sempat terlibat cekcok hebat dengan anggota keluarganya.
Emosinya yang tersulut membuat ia merasa terpicu untuk keluar dari rumah.
Begitu berada di luar, ia mengaku mulai mendengar bisikan aneh yang mendorongnya untuk "menangkap iblis."
Dalam kondisi mental yang tidak stabil, Andi Heru kemudian mengambil sebilah parang.
Ia lalu menyerang Sisilia Agatha yang saat itu sedang berbelanja di sebuah warung di pinggir jalan.
Setelah membacok Sisilia, Andi Heru segera melarikan diri dari lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor.
Namun, sekitar setengah jam kemudian, ia kembali dan kembali melancarkan serangan.
Kali ini, sasarannya adalah Ahmad Yani yang baru saja selesai menunaikan salat di masjid terdekat.