Anak Kadisnakertrans Diperas
Kronologi Amel Musa Anak Kadisnakertrans Gorontalo Jadi Korban Penipuan di Bekasi, Handphone Disadap
Amel Musa, anak dari Yakob Musa, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, ditipu OTK
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Amel-musa-ditipu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Amel Musa, anak dari Yakob Musa, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menjadi korban penipuan.
Amel dihubungi oleh orang tak dikenal. Pria itu menuding Amel perihal uang yang belum dibayarkan.
Karena panik, Amel lantas mengikuti semua perkataan pelaku.
Lantas, bagaimana kejadiannya? Berikut kronologi berdasarkan keterangan Yakob Musa kepada TribunGorontalo.com, Selasa (3/6/2025).
Awal kejadian
Amel Musa diketahui tengah menempuh pendidikan tinggi di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Peristiwa ini bermula ketika Amel menerima panggilan telepon dan pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai anggota kepolisian.
Pelaku menuduh Amel memiliki utang ratusan juta rupiah. Pria itu mengancam akan menyeret Amel ke ranah hukum jika tidak mengikuti arahan.
“Anak saya ditelepon dan diancam akan dibawa ke kantor polisi karena katanya punya utang besar. Pelaku pura-pura jadi polisi. Karena takut, Amel ikuti semua yang diminta,” ungkap Yakob Musa kepada TribunGorontalo.com, Selasa (3/6/2025).
Tak hanya ancaman verbal, pelaku juga berhasil menyadap handphone milik Amel.
Pelaku yang diduga sindikat ini menginstruksikan agar Amel menjauh dari lingkungan sosialnya, termasuk pergi dari tempat tinggalnya.
Mereka berdalih agar posisi Amel tidak diketahui olehorang lain.
“Amel disuruh menyingkir dulu, jangan tinggal di kos atau ketemu teman. Katanya kalau ketahuan, dia langsung dibawa. Anak saya betul-betul ketakutan dan ikuti semua itu,” kata Yakob.
Pelaku hubungi istri Yakob Musa
Pada Sabtu (31/5) malam, Istri Yakob Musa menerima panggilan telepon dari Amel.
Istri Yakob tidak menyadari bahwa handphone anaknya itu telah disadap oleh pelaku.
Setelah panggilan dijawab, istri Yakob mendengar suara perempuan. Suara itu terdengar pelan.