Tanah Longsor di Gorontalo
Puskesmas Telaga Puncak Gorontalo Tertimbun Longsor, Ruangan Hancur, Alat Medis Terkubur
Puskesmas Telaga Puncak di Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo, mengalami kerusakan parah akibat diterjang longsor pada Minggu malam (1/6/2025)
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Puskesmas-Puncak-Telaga.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Puskesmas Telaga Puncak di Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo, mengalami kerusakan parah akibat diterjang longsor pada Minggu malam (1/6/2025).
Longsor tersebut dipicu oleh hujan deras di wilayah tersebut selama dua hari.
Akibatnya, bongkahan batu dan tanah dari tebing di belakang gedung puskesmas terjun menimpa apa saja di bawah.
Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, Senin (2/6/2025), material longsor berupa tanah, batu, dan batang bambu menembus dinding puskesmas.
Sejumlah ruangan tampak rusak total, dengan tembok retak dan roboh.
Baca juga: BREAKING NEWS: Tanah Longsor di Desa Dulamayo Selatan Gorontalo, 67 Kepala Keluarga Mengungsi
Sedimen longsor ini juga memenuhi area dalam puskesmas, menyisakan hanya sebagian dinding yang masih berdiri.
Kepala Puskesmas Telaga Puncak, Pemy Panigoro, mengonfirmasi ruangan yang paling terdampak longsor adalah ruang nifas (cluster dua), ruang imunisasi (cluster empat), gudang barang, dan aula di lantai dua.
Empat ruangan tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi karena dindingnya udah retak.
“Saya dengar informasi tadi malam sekitar jam 9 sampai setengah 10, masyarakat banyak yang mengungsi. Setelah dicek, beberapa ruangan rusak total,” ujar Pemy Panigoro saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Senin (2/6/2025).
Baca juga: Kepergok Makan Durian di Kamar Hotel, Tamu Ini Didenda Rp2,5 Juta, Minta Keringanan Tapi Ditolak
Alat medis, termasuk tempat tidur pasien, tiang infus, gliser limbah, dan tempat sampah medis ikutan rusak parah.
Bahkan alat medis lainnya tertimbun longsor.
Namun, beberapa peralatan kesehatan berhasil dievakuasi ke ruangan yang lebih aman, seperti ruang poli gigi dan poli umum.
Meski terjadi kerusakan parah, Pemy menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Baca juga: Hari Pertama Sistem One Way di Pusat Pertokoan Kota Gorontalo Diuji Coba, Pengendara Masih Bingung
Ia juga memastikan saat kejadian tidak ada pasien di dalam puskesmas, karena Puskesmas Telaga Puncak berstatus non-rawat inap dan hanya melayani pasien hingga pukul dua siang.
Untuk sementara waktu, aktivitas pelayanan kesehatan tetap dilakukan dengan memindahkan layanan ke lokasi lebih aman.
Salah satu tempatnya adalah di pos pengungsian agar masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan.
Tapi mereka juga membutuhkan tempat aman untuk mengevakuasi alat medis yang berhasil diselamatkan.
Mengingat ada beberapa alat medis yang tidak bisa terkontaminasi dengan bakteri.
Baca juga: 125 Jemaah Haji Asal Indonesia Meninggal Dunia di Tanah Suci Mekkah, Rata-rata Para Lansia
“Kami tetap melaksanakan pelayanan di pasar baru, tapi saat ini kami butuh tempat aman untuk evakuasi semua alat kesehatan. Jika tidak memungkinkan, kami akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan,” tambahnya.
Dari luar, gedung Puskesmas Telaga Puncak masih tampak kokoh dengan cat hijau-putih yang mencolok.
Namun, di bagian belakang gedung, retakan besar dan timbunan tanah longsor menjadi pemandangan yang memprihatinkan.
Pihak puskesmas berharap ada bantuan dari pemerintah untuk mengevakuasi peralatan kesehatan yang masih bisa diselamatkan, dan untuk perbaikan bangunan yang kini sudah tidak layak ditempati. (*)
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.