Tanah Longsor di Gorontalo

Detik-detik Longsor Dulamayo Selatan Gorontalo, Warga Panik Dengar Gemuruh hingga Mengungsi di Pasar

Warga Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo, dilanda kepanikan hebat. Tanah longsor terjadi sekitar pukul 20.30 Wita pada Minggu (1/6/2025) malam

Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Detik-detik Longsor Dulamayo Selatan Gorontalo, Warga Panik Dengar Gemuruh hingga Mengungsi di Pasar
TribunGorontalo.com/Arianto Panambang
TANAH LONGSOR -- Nurain Dina Kadir, warga Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Senin (2/6/2025). Nurain bercerita detik-detik terjadinya longsor. 

‎TRIBUNGORONTALO.COM – Warga Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo, dilanda kepanikan hebat.

Tanah longsor terjadi sekitar pukul 20.30 Wita pada Minggu (1/6/2025) malam.

‎Hujan deras yang mengguyur selama dua hari berturut-turut menyebabkan gunung di sekitar desa terbelah dua. Warga setempat lari ketakutan.

‎Hal ini diceritakan langsung oleh Nurain Dina Kadir, warga Desa Dulamayo Selatan.

Saat kejadian, sejumlah warga terpaksa mengungsi di pasar baru.

‎“Oh iya sampai saat ini warga masyarakat sekarang masih panik dan kami dari tadi malam jam 9 sudah mengisi tempat pengungsian," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (2/6/2026).

‎"Sampai saat ini masih banyak warga masyarakat yang belum makan karena sudah takut pulang ke rumah,” tambahnya.

Nurain mengaku mendengar suara gemuruh yang membuat warga terjaga dari tidur.

‎“Nanti tadi malam itu di sekitar sungai terdengar suara kayak angin padahal tidak ada angin, tidak ada hujan. Suara yang memang berbunyi. Begitu dengar itu, langsung warga semua ada yang sudah tidur saling membangunkan,” jelasnya.

‎Saat ini, kata Nurain, masyarakat membutuhkan makanan siap saji.

‎“Ya kalau dalam saat seperti ini, mana yang ada pak. Tapi dari pagi memang belum makan,” kata Nurain.

‎Warga saat ini masih menunggu kondisi aman. Belum ada yang berani kembali ke rumah.

‎“Ada yang sudah berani ambil barang-barang, tapi untuk mau tinggal lagi di rumah itu belum, belum-belum bisa,” ungkapnya.

‎Situasi kian sulit karena listrik padam akibat tiang listrik roboh pada sejak Minggu (1/6/2025) siang. Listrik hingga akses komunikasi pun terputus.

‎“Dari siang jam 12 hujan sudah mulai turun, baru tidak lama kemudian tiang listrik yang di jalan sebelah itu di bawah sudah putus," bebernya,

‎‎Hingga sekarang warga masih bertahan di pengungsian menanti bantuan pemerintah, terutama makanan dan air bersih. 

Baca juga: Terungkap Identitas Mayat Ditemukan di Bone Raya Gorontalo, Pria ODGJ Sempat Kabur dari Rumah Sakit

67 kepala keluarga mengungsi

Diketahui, Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, dilanda longsor sekitar pukul 20.30 Wita pada Minggu malam, (1/6/2025) malam.

Sebanyak 67 kepala keluarga (KK) harus mengungsi di Pasar Baru Desa Dulamayo Selatan.

‎Kepala Desa Dulamayo Selatan, Usman Sauridi, menyampaikan bahwa longsor terjadi di hulu sungai kecil. Kini sudah membentuk kubangan besar yang mengancam keselamatan warga sekitar/

‎“Warga mengungsi ke Pasar Baru karena lokasinya cukup aman dengan ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut,” ujar Usman saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Senin (2/6/2025)

‎Longsor merusak satu rumah warga di kompleks Popalo dan memaksa warga yang tinggal di bantaran sungai untuk segera mengungsi.

‎Selain itu, bangunan Puskesmas Telaga Puncak juga dilaporkan mengalami kerusakan.

‎“Yang kami khawatirkan saat ini, kubangan besar yang terbentuk di hulu sungai itu kalau terbuka, bisa membawa longsor yang lebih besar ke pemukiman warga di hilir,” jelas Usman.

Usman menjelaskan bahwa biasanya longsor hanya terjadi di tebing. Namun kali ini longsor muncul di hulu sungai dan menyeret batu besar hingga potongan kayu.

Karena khawatir terjadi musibah banjir lebih parah, sejumlah warga memilih mengungsi.

‎Untuk saat ini, kebutuhan mendesak warga di pengungsian adalah makanan siap saji.

‎“Warga takut masak dan ambil peralatan di rumahnya karena takut longsor susulan datang tiba-tiba,” kata Usman.

 

(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved