Berita Nasional
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Buat Kebijakan Jam Malam Pelajar, Aktivis Pendidikan Soroti Hal ini
Setelah memperkenalkan kebijakan mengirim anak atau siswa nakal ke barak militer, kini Dedi Mulyadi kembali membuat kebijakan soal jam malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-dan-Aktivis-Pendidikan-cv.jpg)
"Barangkali harus ada juga menurut saya adalah pendataan atau kajian dahulu terkait dengan aktivitas anak," kata Retno.
Lalu ada pula aktivitas anak yang berbeda-beda, misalnya anak yang rutin les setelah jam pulang sekolah yang terkadang sampai malam.
“Kemudian ada pula anak kurang mampu yang mana malam hari harus membantu orang tuanya berjualan dan sebagainya,” sambungnya.
Sebelumnya, Retno juga pernah mengkritik kebijakan Dedi Mulyadi soal mengirim anak nakal ke barak militer.
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional atau Sisdiknas.
Ia juga menambahkan soal kebijakan Dedi Mulyadi menimbulkan persoalan serius lantaran mengirim siswa bermasalah ke barak untuk waktu 6 sampai 12 bulan tanpa memutus status mereka sebagai siswa.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com