Berita Viral
Selamat dari Lautan Hindia, Kisah Ibu dan Dua Anak yang Bertahan Hidup 4 Hari di Tengah Samudra
Perjalanan menuju Pulau Enggano yang seharusnya menjadi bagian dari penghormatan terakhir untuk sang suami, justru berubah menjadi mimpi buruk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bertahan-hidup-di-tengah-laut-ncv.jpg)
Untungnya, salah satu ABK mampu menghibur anak-anak Dodo.
ABK tersebut memasakkan makanan dan mengajak mereka memancing.
"Awak kapal ini hebat memancing, bisa dapat empat ikan besar. Anak-anak jadi senang," kata Dodo.
Berkat usaha Dodo dan ABK, dua anaknya tampak tidak terlalu trauma.
Terutama anak laki-lakinya yang seolah menganggap mereka sedang piknik atau bermain.
"Alhamdulillah, anak-anak sehat dan tidak trauma," tambahnya.
Beruntung, pada Selasa (27/5/2025) pagi, mereka mendapatkan sinyal dan segera meminta bantuan hingga akhirnya diselamatkan.
Mereka pun sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, sesaat setelah evakuasi pada Selasa sore.
Kini Dowinta sudah terlihat duduk dan berinteraksi dengan keluarganya di rumah mereka di Desa Air Hitam, Kamis sore.
Pantauan Tribun Bengkulu, tak hanya keluarga, warga desa pun datang silih berganti ke rumah Dowinta.
Mereka ingin melihat kondisi Dowinta dan anak-anaknya secara langsung.
Warga yang datang tampak menyalami dan memeluk Dowinta sambil mengucapkan syukur serta memberikan semangat.
"Saya juga tidak menyangka akan seviral ini. Alhamdulillah, mungkin berkat doa keluarga, warga di sini, dan mungkin semua masyarakat Bengkulu, saya bisa selamat," kata Dowinta kepada Tribun Bengkulu.
Secara fisik, Dowinta bersyukur karena dirinya dan anak-anak dalam keadaan sehat tanpa kekurangan apa pun.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com