Senin, 9 Maret 2026

Bantuan Subsidi Upah

Mulai 5 Juni 2025 Pemerintah Siapkan 6 Paket Stimulus untuk Dongkrak Konsumsi Masyarakat

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah juga akan memperpanjang program diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bagi pekerja.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Mulai 5 Juni 2025 Pemerintah Siapkan 6 Paket Stimulus untuk Dongkrak Konsumsi Masyarakat
Tribunnews/Jeprima
BANTUAN SUBSIDI UPAH-Pemerintah Siapkan 6 Paket Stimulus untuk Dongkrak Konsumsi Masyarakat. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah juga akan memperpanjang program diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bagi pekerja di sektor padat karya. 

Stimulus keenam, pemerintah memperpanjang program diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bagi pekerja di sektor padat karya.

Pemerintah juga mengajak pemerintah daerah untuk berperan aktif menciptakan kegiatan pariwisata dan hiburan lokal.

Hal ini guna mendorong pergerakan masyarakat dalam negeri selama masa liburan sekolah.

"Sinergi antar Kementerian/Lembaga harus terus diperkuat agar program-program stimulus tersebut bisa terlaksana tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia," tutup Airlangga. 

Diskon tarif listrik 50 persen berlaku kembali

Program diskon tarif listrik 50 persen akan berlaku kembali untuk dua periode yakni Juni-Juli 2025.

Diskon ini berlaku bertepatan dengan pencairan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun untuk periode Juni-Juli, ada perbedaan dalam segi kategori penerima diskon.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Surabaya - Makassar Juni 2025: KM Leuser, KM Dobonsolo, KM Labobar, KM Tidar

Perbedaannya yakni diskon tarif listrik 2025 sebesar 50 persen diberikan khusus untuk pelanggan rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA.

Kebijakan ini diumumkan usai Rapat Koordinasi yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (23/5/2025).

Diskon listrik 50 persen ini menjadi bagian dari enam paket stimulus berbasis konsumsi domestik yang disiapkan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal II tahun ini.

“Stimulus ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-2. Momentum ini kita manfaatkan untuk membuat beberapa program yang bisa meningkatkan konsumsi,” kata Airlangga dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/5/2025), via Kompas.com.

Program diskon tarif listrik PLN ini akan menyasar sekitar 79,3 juta pelanggan rumah tangga dengan daya di bawah 1.300 VA.

Diskon berlaku selama dua bulan, yaitu Juni dan Juli 2025, bertepatan dengan masa liburan sekolah dan pencairan gaji ke-13 bagi ASN dan pekerja sektor formal.

Menurut Airlangga, kebijakan ini diharapkan dapat menjadi penopang daya beli masyarakat, terutama setelah momentum konsumsi tinggi pada periode Natal dan Tahun Baru telah lewat.

"Liburan sekolah dan gaji ke-13 menjadi kesempatan penting untuk mendongkrak konsumsi domestik, dan kita dukung lewat berbagai stimulus, termasuk diskon listrik 2025 ini," ujar dia.

Baca juga: Indonesia di Urutan Kelima! Inilah 10 Negara dengan Tingkat Merokok Tertinggi di Dunia

Sumber: TribunJatim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved