Berita Viral
Miris, Seorang Tante di Riau Tega Aniaya Keponakan Yatim Piatu Gara-gara Cucian Baju Tidak Bersih
Seorang gadis yatim piatu berinisial VW (18) menjadi korban penganiayaan oleh tantenya, Citra Hadayani, di Desa Torai Bangun, Kecamatan Tambang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penganiaayan-Terhadap-Keponakan-xbcv.jpg)
Akibatnya, korban mengalami luka di bagian wajah.
"Korban mengalami luka di bagian pelipis sebelah kiri. Luka sobeknya cukup besar. Bagian mata dan dagu juga lebam," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang wanita berinisial EL (59) tewas diduga dibunuh di Taman Cimanggu, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025).
"Benar, ada peristiwa itu. Anggota Reskrim Polresta Bogor Kota sudah bergerak melakukan penyelidikan. Semoga bisa cepat terungkap," kata Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Eko Prasetyo dalam keterangannya, Senin (7/4/2025).
Eko menuturkan, pembunuhan terjadi pada Minggu sekitar pukul 17.30 WIB.
Ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.
Sementara itu, aksi pembunuhan lainnya juga pernah terjadi di Bangkalan.
Tidak lebih dari empat jam, personel Satreskrim Polres Bangkalan membekuk pria berinisial AM (35), warga Desa Durin Barat, Kecamatan Konang, Bangkalan, Madura, Senin (31/3/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.
AM digiring ke Polres Bangkalan atas dugaan pembunuhan terhadap RS (41), warga Desa Kelbung, Kecamatan Galis, Bangkalan, yang ditemukan tewas di pinggir Jalan Raya Desa Durin Barat sekitar pukul 19.00 WIB.
Dari tangan tersangka AM, polisi menyita sebilah calok, sejenis senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa RS.
Korban menderita sejumlah luka bacok, beberapa di antaranya pada bagian kepala.
Tubuh korban RS ditemukan warga dengan posisi tertelungkup dan bersimbah darah.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi mengungkapkan, pelaku dan korban merupakan teman atau sama-sama perantauan di Jakarta dan pulang mudik ke Bangkalan dalam momen Hari Raya Idulfitri.
Di tanah rantau, lanjut Hafid, korban bersama istri merupakan pengusaha katering, sementara pelaku adalah penjual nasi bebek.
“Konco (teman) nongkrong bareng. Peristiwa pembunuhan itu terjadi saat korban RS berboncengan mengendarai sepeda motor bersama istrinya. Korban dibacok oleh pelaku, istri dari korban melihat kejadian tersebut,” ungkap Hafid di hadapan sejumlah awak media, Selasa (1/4/2025).
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Surabaya - Ambon Juni 2025: KM Nggapulu, KM Labobar, KM Ciremai, dan KM Dorolonda