Berita Viral
Jumawi Tewas Dibacok 2 Pria di Situbondo Jatim, Korban Dituding Dukun Santet
Jumawi (50) tewas di tangan dua pemuda bernama Arsan (34) dan Bahri (25) di Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur.
TRIBUNGORONTALO.COM – Jumawi (50) tewas di tangan dua pemuda bernama Arsan (34) dan Bahri (25).
Melansir dari Kompas.com, insiden ini terjadi Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur.
Arsan dan Bahri menuding Jumawi merupakan dukun santet yang menyebabkan kematian keluarga mereka.
Pembunuhan ini berawal dari Arsan dan Bahri mendapat informasi dari dukun bahwa nenek, paman, dan kakek mereka meninggal karena Jumawi.
Jumawi, kata dukun itu, adalah pelaku santet di balik deretan kematian tadi.
Bisikan itu diperkuat oleh pendapat beberapa warga, hingga tuduhan itu membesar menjadi keyakinan.
Baca juga: Aksi Licik 6 Kades Tersangka Kasus Money Politic PSU Gorontalo Utara Melarikan Diri, Kini Masuk DPO
Dengan hati gelap, mereka mengambil dua celurit dan menyerang Jumawi yang sedang tertidur lelap, hingga meninggalkan luka mematikan di tubuh pria itu.
Baju, celana, dan sarung milik korban menjadi saksi bisu perbuatan itu.
“Pelaku membunuh karena yakin korban adalah dukun santet yang merenggut keluarga mereka,” ujar AKP Agung Hartawan, Kasat Reskrim Polres Situbondo, pada Senin (26/5/2025.
Penyelidikan mengungkap, Arsan dan Bahri bertindak berdasarkan keterangan dukun lain dan desas-desus warga.
Keyakinan rapuh itu mendorong mereka melakukan pembunuhan keji, merenggut nyawa seseorang yang sepertinya tak pernah tahu tuduhan yang menimpanya.
Kini, kedua pelaku mendekam di tahanan, ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman 15 tahun penjara berdasarkan Pasal 338 dan 351 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan kematian.
Barang bukti berupa dua celurit, pakaian korban, dan sarung telah diamankan.
Baca juga: Pasangan Bukan Suami Istri Kedapatan Nginap Bisa Dipidana 3 Bulan Penjara, Ini Ketentuannya
Namun, tak ada yang bisa mengembalikan nyawa Jumawi atau menghapus duka keluarga yang ditinggalkan, baik oleh korban maupun pelaku.
Tragedi di Sopet ini meninggalkan luka dan pertanyaan: bagaimana sebuah desa yang damai bisa terkoyak oleh tuduhan tanpa bukti?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/anggota-OPM-tewas-akibat-baku-tembak-dengan-TNI.jpg)