Rekonsiliasi PWI
PWI Gorontalo Dukung Rekonsiliasi Dua Ketua Umum
Ketua PWI Gorontalo Fadli Poli, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah rekonsiliasi yang telah dilakukan dua Ketua Umum PWI pusat.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fadli-Zon-ketua-PWI-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo, Fadli Poli, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah rekonsiliasi yang telah dilakukan dua Ketua Umum PWI pusat, Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang.
Menurutnya, langkah ini merupakan angin segar bagi organisasi yang sempat terbelah akibat konflik internal selama hampir satu tahun terakhir.
“Kami di daerah pada dasarnya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh dua Ketua Umum PWI pusat. Ini adalah langkah yang bijak dan menunjukkan kedewasaan dalam berorganisasi,” ujar Fadli saat dikonfirmasi pada Rabu (21/5/2025).
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Sekda Kabupaten Gorontalo Terpilih - Sosok Bripda Vista Lani Sianu
Fadli juga mengapresiasi peran Dewan Pers, khususnya anggota Dewan Pers Dahlan Dahi, yang turut memfasilitasi proses mediasi hingga lahirnya Kesepakatan Jakarta, dokumen resmi yang menjadi pijakan penyatuan kembali dua kubu PWI.
Fadli menilai, tanpa peran Dewan Pers, rekonsiliasi ini akan sulit terwujud.
Namun, Fadli tak menutup mata bahwa konflik berkepanjangan di tingkat pusat telah berdampak langsung pada kegiatan organisasi di daerah.
Salah satu dampak nyata adalah terhambatnya urusan administrasi yang berkaitan dengan program-program kerja, termasuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Baca juga: Tak Lagi Pakai Sistem Zonasi, Penerimaan Siswa Baru di Kota Gorontalo Berfokus Pada Domisili
“Di Gorontalo, beberapa hal cukup terganggu karena konflik ini. Salah satunya, teman-teman wartawan yang sudah mengikuti UKW pada tahun 2024 lalu, hingga kini belum terdata di website Dewan Pers," jelasnya
"Mereka juga belum menerima kartu UKW, sehingga belum bisa memanfaatkan status kelulusan mereka secara formal,” jelas Fadli.
Tak hanya itu, akses terhadap fasilitas penting seperti Gedung PWI juga ikut terdampak.
Baca juga: 10 Instansi Paling Sepi Peminat di Seleksi CPNS 2024, Cocok Jadi Referensi Calon Pelamar CPNS
Gedung yang selama ini menjadi pusat aktivitas PWI di Jakata belum bisa digunakan secara optimal karena adanya dualisme kepengurusan.
Kendati demikian, Fadli optimistis rekonsiliasi yang sedang berlangsung akan membawa perubahan positif.
Ia menyerahkan sepenuhnya penyelesaian detail teknis dan administratif kepada internal PWI, dan berharap seluruh pihak menjaga semangat persatuan.
“Apa yang dilakukan Dewan Pers patut kita apresiasi. Selebihnya, kami percaya bahwa internal PWI akan bisa menyelesaikan semuanya dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme,” tutupnya.
Baca juga: Benarkah Seleksi CPNS 2025 Bakal Ditiadakan? Begini Tanggapan BKN dan Kemenpan-RB
Sebagaimana diketahui, Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang telah menandatangani Kesepakatan Jakarta pada 16 Mei 2025, yang berisi komitmen menyelesaikan konflik PWI melalui Kongres Persatuan selambat-lambatnya 30 Agustus 2025 di Jakarta.
Kedua belah pihak juga sepakat membentuk panitia bersama untuk menyukseskan kongres yang diharapkan menjadi titik balik bagi organisasi wartawan tertua di Indonesia ini.
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)
PWI Gorontalo
Rekonsiliasi Dua Ketua Umum
Fadli Poli
Ketua Umum PWI Pusat
Dahlan Dahi
dewan pers
TribunGorontalo.com
Gorontalo
| Kongres Persatuan PWI Digelar 29-30 Agustus, Panitia Minta Presiden Prabowo Buka Acara |
|
|---|
| 2 Ketua PWI Sudah Tandatangani Panitia Bersama Kongres Persatuan PWI, Disaksikan Dewan Pers |
|
|---|
| Panitia Kongres Persatuan PWI Terbentuk, Berikut Susunannya |
|
|---|
| Dua PWI Sepakati Panitia Kongres Persatuan, Mulai Bekerja 2 Juni 2025 |
|
|---|
| 2 Ketua Umum PWI Akhirnya Sepakat Rekonsiliasi, Segera Gelar Kongres Persatuan PWI |
|
|---|