Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Kota Gorontalo

Polisi Kembalikan Truk Pengangkut Sampah Ditabrak Pengendara di Kota Gorontalo, Ini Alasannya

Truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo dikembalikan sementara oleh polisi.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Polisi Kembalikan Truk Pengangkut Sampah Ditabrak Pengendara di Kota Gorontalo, Ini Alasannya
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
TRUK DIKEMBALIKAN -- Kasat Lantas Mapolresta Gorontalo Kota, AKP Octalya Saka saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/5/2025). Kasatlantas menyebut truk pengangkut sampah yang ditabrak pengendara motor dikembalikan sementara. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/ Jefri Potabuga) 

"Masyarakat diharapkan mendukung upaya ini dengan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," pinta Kasat Lantas.

Diberitakan TribunGorontalo.com sebelumnya, kecelakaan tunggal terjadi di Jl Pangeran Hidayat Kota Gorontalo (JDS), Sabtu (17/5/2025). 

Kecelakaan terjadi di tepat depan rumah makan bakso dekat simpang tiga  Jl HOS Cokroaminoto, pada Sabtu pagi sekitar pukul 05.00 Wita.

Sebuah sepeda motor melaju dari arah utara menuju selatan menabrak truk sampah yang sedang mengangkut di lokasi tersebut.

Korban pengendara motor mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Saat ini korban telah dibawa ke RS Aloe Saboe. Identitas korban belum diketahui dan belum ada keluarga yang datang ke rumah sakit.

Sepeda motor korban mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian depan.

Sementara itu, truk sampah dan motor yang terlibat kecelakaan sudah diamankan di Polatnas untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Seorang warga sekitar menyampaikan bahwa truk sampah memang tengah melakukan pengangkutan sampah di titik tersebut saat insiden terjadi.

Selain itu, pengguna Facebook bernama Samantaha Yusuf menginformasikan bahwa jelang salat Subuh ia mendengar benturan keras.

Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari kompor gas di belakang rumahnya, namun ternyata adalah suara kecelakaan.

Samantaha menyebut korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala, diduga karena itu korban tak dapat diselamatkan.

Selain itu, korban diduga tidak menggunakan helm saat kecelakaan terjadi.

 

(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved