Senin, 9 Maret 2026

Berita Populer

GORONTALO TERPOPULER: Ayah Lecehkan Anak Kandung - 3 Siswa Gorontalo Ikut Olimpiade Intenasional

Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu (21/5/2025).

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto GORONTALO TERPOPULER: Ayah Lecehkan Anak Kandung - 3 Siswa Gorontalo Ikut Olimpiade Intenasional
Kolase TribunGorontalo.com
BERITA POPULER -- Kolase foto ilustrasi anak, Adhan Dambea, dan siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo. Simak berita lokal terpopuler yang telah tayang di TribunGorontalo.com pada 20 Mei 2025. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu (21/5/2025).

Gorontalo populer ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca sejak hari Selasa (20/5) kemarin.

Berita pertama mengenai pria di Gorontalo melecehkan anak kandungnya sejak usia 13 tahun.

Selanjutnya, 3 siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo akan mewakili Indonesia di Olimpiade Internasional Korea Selatan.

Ada pula pendapat Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea mengenai semua daerah menerima opini WTP.

Berikut 3 berita lokal terpopuler yang dirangkum TribunGorontalo.com:

Seorang Pria di Gorontalo Lecehkan Anak Kandung Sejak Usia 13 Tahun, Dibawa ke Kebun hingga Hotel

Fakta mengejutkan terungkap! Seorang pria tega melecehkan anak kandung hingga berkali-kali.

Bahkan, penyelidikan polisi mengungkap jika tersangka melakukan perbuatannya di berbagai tempat, mulai dari rumah, kebun, hotel hingga dalam mobil.

Adapun perbuatan ini diungkapkan oleh Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Gorontalo, AKP Yuneike Bakri, Selasa (20/5/2025). 

‎Kasus ini dilaporkan ke Polda Gorontalo pada 14 Februari 2025 dan saat ini telah memasuki tahap dua.

Menurut Yuneike, dugaan kekerasan ini terjadi sejak tahun 2017 ketika korban masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

BACA SELENGKAPNYA

3 Siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo Wakili Indonesia di Olimpiade Internasional Korea Selatan

WAKIL INDONESIA -- 3 siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo mewakili Indonesia di International Standard Olympiad Korea Selatan.
WAKIL INDONESIA -- 3 siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo mewakili Indonesia di International Standard Olympiad Korea Selatan. (Istimewa)

Tiga siswa dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Gorontalo kembali mengukir prestasi membanggakan. 

Mereka terpilih sebagai satu dari lima tim terbaik di tingkat nasional untuk mewakili Indonesia di International Standard Olympiad. 

Ajang ini akan digelar di Korea Selatan pada Agustus 2025 mendatang.

Ketiga siswa tersebut tergabung dalam Tim Quandy, yang terdiri dari Muzhaffar Achmad, Rizqiana Ligatu, dan Ayu Perangin. 

Mereka semua adalah siswa-siswi kelas 11 MAN Insan Cendekia Gorontalo yang telah melalui proses seleksi ketat dan menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang inovasi dan riset ilmiah.

Dalam ajang internasional ini, mereka akan mempresentasikan proyek ilmiah yang telah mereka kembangkan secara mandiri, lengkap dengan pemaparan dalam bahasa Inggris.

"Dan nanti mereka akan mempertanggungjawabkan kembali produk yang akan mereka buat lagi papernya," ujar Jasmaniar, Kepala MAN Insan Cendekia Gorontalo, Selasa (20/5/2025)

BACA SELENGKAPNYA

Baca juga: Profil Faradila Ratu Cindana Moo, Wanita Asal Tomeang Jadi Dosen Gorontalo Sejak Usia 25 Tahun 

Semua Daerah Dapat Opini WTP dari BPK, Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea: Saya Kurang Setuju

LKPD 2024 -- Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat diwawancarai media di depan kantor BPK Provinsi Gorontalo, Senin (19/5/2025). Adhan Dambea menyatakan pendapatnya perihal opini WTP dari BPK untuk pemerintah daerah.
LKPD 2024 -- Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat diwawancarai media di depan kantor BPK Provinsi Gorontalo, Senin (19/5/2025). Adhan Dambea menyatakan pendapatnya perihal opini WTP dari BPK untuk pemerintah daerah. (TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)

Pemerintah daerah se-Provinsi Gorontalo telah menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

‎Menanggapi hal ini, Adhan mengaku kurang sependapat dengan opini WTP yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tersebut.

‎“Jadi begini, alhamdulillah semua daerah dapat opini WTP. Tapi kalau ditanya saya, saya kurang setuju," ujar Adhan Dambea saat diwawancarai TribunGorontalo.com usai acara penyerahan LHP di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo, Senin (19/5/2025) sore.

‎"Lima tahun saya jadi Wali Kota sebelumnya tidak pernah dapat WTP hanya WDP. Kenapa? Karena banyak persoalan yang belum diselesaikan, terutama masalah aset daerah,” tambahnya.

‎Kata Adhan, persoalan aset daerah merupakan salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan keuangan pemerintah. Menurutnya hal ini seharusnya menjadi perhatian utama dalam proses audit.‎

‎Ia bahkan menyoroti kondisi serupa di tingkat provinsi saat dirinya masih menjabat Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo.

‎“Semua daerah punya masalah aset, apalagi provinsi. Banyak sekali masalah aset daerah. Tapi anehnya kita dapat WTP. Ini justru tidak memotivasi untuk memperbaiki. Kalau terus-terusan WTP, orang jadi cuek saja,” tegasnya.

BACA SELENGKAPNYA

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved