Pemkab Bone Bolango
Inovasi Bupati Bone Bolango, Ismet Mile Ingin Bahasa Suwawa Jadi Bagian Kurikulum Pendidikan
Rencannya bahasa ini akan dimulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Minarti Mansombo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Bone-Bolango-Ismet-Mile-xc.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM,Gorontalo-Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, meminta bahasa Suwawa dimasukkan dalam kurikulum pendidikan.
Rencannya bahasa ini akan dimulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Ismet menyebutkan bahasa Gorontalo khususnya Suwawa sudah mulai pudar.
"Langkah ini penting untuk melestarikan Bahasa Suwawa, karena sudah terancam punah," ungkapnya Selasa (20/5/2025).
Oleh karena itu penting untuk memasukan dalam kurikulum agar siswa dapat belajar dan melestarikan bahasa tersebut.
Baca juga: Cerita Sheila Julian Perempuan Milenial Gorontalo Jajali Dunia Broadcasting
Baca juga: Gempa Bumi Terkini dengan Magnitudo 3.4 mengguncang wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara
"Sehingga perlindungan melalui kurikulum pendidikan sangat krusial," jelas Bupati Ismet saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan rapat koordinasi antar instansi dan DKT penyusunan modul dalam rangka revitalisasi Bahasa Suwawa tahun 2025, di Fox Hotel.
Menurut Ismet dengan memasukkan bahasa Suwawa ke dalam kurikulum pendidikan akan memberikan kesempatan bagi peserta didik maupun generasi muda untuk belajar dan menguasai bahasa tersebut.
"Bahasa Suwawa ini merupakan kebudayaan kita yang harus ditumbuh kembangkan, kita pelihara, kita jaga, dan terutama agar kita lestarikan," tegasnya.
Ia menilai bahasa Suwawa adalah bahasa rumpun yang ada di Gorontalo.
Ismet juga menyambut baik rakor antar instansi penyusunan modul bahasa Suwawa oleh Kantor Bahasa Gorontalo.
"Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kita meningkatkan pelestarian dan perlindungan bahasa daerah di Kabupaten Bone Bolango," tutur Ismet.
Baca juga: 3 Terdakwa Akui Pukul Wartawan TribunTernate.com Julfikram Suhadi
Baca juga: Banjir Setinggi Betis Rendam Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara
Ia pun mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal upaya pelestarian dan perlindungan bahasa daerah melalui program revitalisasi Bahasa Suwawa.
Tujuannya, yakni untuk menumbuhkan sikap positif terhadap bahasa daerah, yaitu mau mengenal, mencintai, dan menjaga kelestarian bahasa daerah agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman dan teknologi.
"Saya yakin, jika kolaborasi yang kuat dan sungguh-sungguh dalam menyukseskan program revitalisasi bahasa daerah ini, akan terlahir generasi muda yang penuh semangat menggiatkan kembali bahasa daerah," tandasnya.(ADV)