Remaja Tenggelam di Sungai Bolango
Nasib Fauzan Gani, Remaja Gorontalo Bikin Konten Mandi di Sungai Berujung Tewas Tenggelam
Fauzan Gani, remaja berusia 15 tahun ditemukan tewas usai terseret arus Sungai Bulango.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Basarnas-Gorontalo-mengevakuasi-jenazah-remaja.jpg)
Di lokasi tempat Fauzan terakhir terlihat, warga menemukan sehelai baju yang diyakini milik korban sebelum tenggelam.
Baju tersebut tergeletak di atas batu tak jauh dari titik lompatan.
Setibanya di lokasi, Tim SAR gabungan mulai menyisir Sungai Bulango.
Sementara itu, masyarakat setempat juga memberikan bantuan dengan memberikan akses penerangan, dan informasi kepada tim penyelamat.
Pihak keluarga korban berada di lokasi dengan perasaan cemas sembari menunggu kabar baik.
Kondisi arus sungai yang deras dan air yang keruh menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari.
Di hari pencarian korban, Minggu (19/5/2025) Fauzan belum juga ditemukan.
Pencarian yang dilakukan sejak pukul 06.30 Wita hingga pukul 12.25 Wita itu belum juga menemukan titik terang.
Tim pencarian pun mulai dengan menyusuri Sungai Bolango hingga muara dengan menggunakan perahu karet.
Beberapa orang pun ikut menyelam.
Sementara itu, petugas yang lain mengamankan di daratan.
Di pencarian hari kedua tersebut puluhan warga ikut mencari keberadaan Fauzan.
Mereka secara sukarela menyusuri tebing dan semak-semak di sepanjang aliran sungai.
Sementara pihak keluarga terus memanggil nama Fauzan Gani sembari berdoa.
Harapan mereka adalah Fauzan ditemukan dalam keadaan apa pun.
Kini doa keluarga Fauzan terkabulkan, namun remaja malang itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua orang untuk berhati-hati ketika berenang di sungai, terutama di musim hujan.
Air hujan membuat debit air sungai meningkat sehingga aliran sungai menjadi lebih deras dari biasanya.
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)