Rabu, 4 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Serahkan Bonus untuk Atlet dan Official PON 2024 

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bonus kepada para atlet dan official perwakilan Provinsi Gorontalo di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024

Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Serahkan Bonus untuk Atlet dan Official PON 2024 
Sri Yolanda Tangahu/Peserta Magang dari Universitas Negeri Gorontalo
PENYERAHAN BONUS - Potret Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bonus secara simbolis kepada atlet PON 2024. Pemerintah Provinsi Gorontalo mengapresiasi prestasi yang diraih official dan atlet Provinsi Gorontalo di PON 2024. 

(Penulis: Sri Yolanda Tangahu, Peserta Magang dari Universitas Negeri Gorontalo)

TRIBUNGORONTALO.COM – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bonus kepada para atlet dan official perwakilan Provinsi Gorontalo di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. 

Penyerahan bonus tahap pertama ini berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Nani Wartabone, pada Minggu (18/5/2025).

Ketua Umum KONI Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terlaksananya penyerahan bonus yang selama ini tertunda. 

“Kesempatan yang berbahagia ini, yang paling berbahagia kali ini di Gorontalo, kenapa demikian? Karena hari ini harus kita lakukan penyerahan bonus. Selama ini bonus belum ditetapkan atau diserahkan. Ini adalah murni bonus dari provinsi. Alhamdulillah hari ini tahap pertama penyerahan bonus selesai,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Fikram juga menyampaikan harapan agar para atlet dapat terus meningkatkan prestasinya. 

“PON akan dilaksanakan lagi tahun depan, kami minta teman-teman atlet untuk lebih meningkatkan prestasinya. Semoga medali yang kita dapatkan ini akan kita raih kembali bahkan lebih baik pada PON berikutnya,” bebernya.

Alasan bonus terlambat 

Sementara itu, Gubernur Provinsi Gorontalo, Gusnar Ismail, dalam sambutannya menjelaskan alasan keterlambatan penyerahan bonus. 

Menurutnya, jumlah atlet yang berprestasi pada PON lalu sangat banyak sehingga anggaran yang tersedia tidak mencukupi. 

“Bonus memang disediakan pemerintah provinsi bagi yang berprestasi. Namun karena banyak atlet yang meraih medali, anggaran tidak cukup,” ujarnya.

Bonus semula dianggarkan sebesar Rp100 miliar. Namun akhirnya dikurangi karena efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Kini dana yang diterima Provinsi Gorontalo hanya sekitar Rp50 miliar. Penyesuaian anggaran ini harus melalui persetujuan DPRD, sehingga prosesnya memakan waktu cukup lama.

“Alhamdulillah, semua sudah selesai dan hari ini secara resmi pemprov menyerahkan bonus yang tertunda beberapa bulan lalu. Selain itu, ada juga bonus untuk prestasi internasional yang hari ini juga kami serahkan,” jelas Gusnar.

Ia menambahkan, pemberian bonus diharapkan para atlet semakin termotivasi. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved