Sabtu, 14 Maret 2026

Berita Viral

Oknum Uztad di Bekasi Diduga Lecehkan Sejumlah Warga, dari Pengobatan Alternatif yang Dijalankan

Sejumlah warga diduga dilecehkan oleh seorang uztad dari pengobatan alternatif di Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Oknum Uztad di Bekasi Diduga Lecehkan Sejumlah Warga, dari Pengobatan Alternatif yang Dijalankan
Trubun Lampung/Dody Kurniawan
ILUSTRASI PELECEHAN SEKSUAL-Oknum Uztad di Bekasi Diduga Lecehkan Sejumlah Waga, dari Pengobatan Alternatif yang Dijalankan. Tempat pengobatan ini Bernama Saung Dzikir Al-Zikra telah berdiri selama 14 tahun. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengaku telah mendegar cerita dari para pasien yang menjadi korban. 

"Terus saya bilang, 'Kok kayak gini,' terus kata dia, 'Pengobatannya emang kayak gini.' Yang lain juga begitu."

"Terus habis dari payudara dia ke kuping, di kuping diciumin dari kuping ke pipi terus ke mulut," bebernya.

Terduga pelaku kemudian memberikan air doa kepada korban dan meminta tarif pengobatan. 

"Waktu itu saya ngasih Rp50 ribu, tapi seikhlasnya, enggak ditarifin," terangnya.

K baru berani melapor setelah para korban lain angkat bicara.

"Saya belum lapor Polisi karena masih takut, tapi berharap pelaku cepet ketangkep karena udah resah saya jadi korban dari 2016," katanya.

Korban lain, M (38), menyatakan ada puluhan warga yang menjadi korban pelecehan saat berobat ke Saung Dzikir Az-Zikra.

Baca juga: Ketua TP PKK dan Dinsos Kabupaten Gorontalo Kawal Program Kemensos, Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Hari ini 14 Mei 2025: Cinta, Kesehatan, Karir dan Keuangan

"Banyak ya, yang saya tahu, yang kemarin aja saya jadi saksi aja yang di Polres itu ada tujuh orangan, terus saya dimasukin ke grup juga, ke grup ada 12 lebih," ujarnya.

M mengaku dilecehkan pada tahun 2023 saat kakinya terkilir.

Selama dua tahun, M tak melapor karena menganggap kejadian yang dialaminya adalah aib.

"Banyak kok korbannya, cuman para korban itu takut. Merasa ini aib, kan ini bukan masalah yang ibaratnya gimana ya, ini aib," sambungnya.

M juga tak berani bercerita kepada suami lantaran akan berpengaruh kepada kelanjutan hubungan rumah tangganya.

"Korban mereka itu punya suami, mereka menjaga, nanti takutnya kalau misalnya selama ini kenapa nggak ngomong, nanti akhirnya jadi bumerang dia berantem sama suaminya, keluarganya kan gitu," katanya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved