Berita Sulutenggo
Jadi Korban Ledakan Amunisi TNI di Garut, Pratu Afrio Prajurit Asal Sulut Rupanya Rencanakan Lamaran
Kabut duka menyelimuti kediaman keluarga Pratu Afrio Setiawan di Kecamatan Dumoga Utara, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ayah-Almarhum-Pratu-Afrio-Setiawan-Edy-Kurniawan-saat-ditemui-di-rumah-duka.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, SulutGo - Kabut duka menyelimuti kediaman keluarga Pratu Afrio Setiawan di Kecamatan Dumoga Utara, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Prajurit TNI tersebut menjadi salah satu korban gugur dalam insiden ledakan saat pemusnahan amunisi tidak terpakai di Desa Sagara, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5/2025).
Bagi sang ayah, Edy Kurniawan, kepergian anak sulungnya itu membawa duka yang teramat dalam.
Pasalnya, Pratu Afrio telah merencanakan momen lamaran yang sedianya akan digelar pada bulan depan, Juni 2025.
"Terakhir pulang 3 tahun lalu setelah tugas, baru-baru ini pernah lepas dinas tapi dia ke Kalimantan untuk menemui pacarnya," ucap Edy dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumah duka pada Selasa (13/5/2025).
Edy mengungkapkan bahwa kesibukan tugas sebagai prajurit membuat Pratu Afrio tidak memiliki banyak waktu untuk pulang ke kampung halaman.
Tiga tahun lalu menjadi momen terakhir kali sang anak menginjakkan kaki di tanah kelahirannya.
Bahkan, saat mendapatkan waktu lepas dinas baru-baru ini, Pratu Afrio memilih untuk terbang ke Kalimantan demi bertemu dengan kekasihnya.
"Iya saat ke Kalimantan itu dia bilangnya bulan Juni mau lamaran, karena itu pilihannya kami keluarga iya iya saja," sambung Edy, mengenang restu yang telah diberikan keluarga atas rencana bahagia sang anak.
Perjalanan Pratu Afrio meniti karier sebagai seorang prajurit ternyata tidaklah mudah.
Edy menceritakan bahwa putranya sempat mengalami kegagalan pada tes pertama masuk TNI.
"Anak saya ini saat ikut tes tentara pertama tidak lulus, dia lulus nanti ikut tes ke dua," jelas Edy, mengenang semangat pantang menyerah yang dimiliki oleh putranya.
Pratu Afrio Setiawan merupakan anak pertama dari dua bersaudara.
Pemulangan Jenazah
Jenazah Pratu Afrio Setiawan, prajurit TNI anggota Gupusmu III/Puspalad akan dimakamkan secara militer di kampung halamannya di Desa Mopuya Utara, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Kepastian pemakaman militer ini disampaikan oleh Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) Kodam XIII/Merdeka, Kolonel Inf Daniel Lalawi, dalam keterangannya kepada Tribun Manado pada Selasa (13/5/2025).
"Pratu Afrio Setiawan anggota Gupusmu III/Puspalad asal Bolaang Mongondow (Bolmong) yang gugur dalam insiden pemusnahan amunisi di Garut, Jawa Barat (Jabar), Senin 12 Mei 2025," jelas Kolonel Inf Daniel Lalawi.
Lebih lanjut, Kapendam Kodam XIII/Merdeka menjelaskan bahwa jenazah Pratu Afrio direncanakan akan diberangkatkan dari Jakarta pada Rabu, 14 Mei 2025, pukul 01.00 WIB menggunakan pesawat Citilink.
Diperkirakan, jenazah akan tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado pada pukul 05.30 WITA.
Prosesi penjemputan jenazah di bandara akan dilaksanakan oleh personel Kodam XIII/Merdeka dengan melibatkan sejumlah personel militer, tim pengangkat jenazah, Tim Sangkakala, pengawalan dari Polisi Militer Kodam (Pomdam), serta satu unit ambulans.
"Pemakaman dilaksanakan secara militer direncanakan berlangsung pada 15 Mei 2025 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Mopuya Utara, dengan Inspektur Upacara pejabat dari Kodam XIII/Mdk, sambil menunggu konfirmasi akhir dari pihak keluarga," terang Kolonel Inf Daniel Lalawi.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Pratu Afrio Setiawan menjadi salah satu dari 13 korban yang meninggal dunia dalam insiden pemusnahan amunisi tidak terpakai di Garut.
Almarhum merupakan salah satu dari empat anggota TNI yang menjadi korban dalam peristiwa tragis tersebut, sementara sembilan korban lainnya adalah warga sipil.
Pemakaman secara militer ini merupakan bentuk penghormatan terakhir dari negara atas pengabdian Pratu Afrio Setiawan sebagai seorang prajurit TNI. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.