Jumat, 6 Maret 2026

Berita Sepak Bola

Flick Tergila-gila! Pujian Setinggi Langit untuk Yamal Usai Permalukan Madrid di Kandang Sendiri

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap wonderkid sensasionalnya, Lamine Yamal.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Flick Tergila-gila! Pujian Setinggi Langit untuk Yamal Usai Permalukan Madrid di Kandang Sendiri
ESPN
Yamal 'Bukan Anak Kecil'! Bocah Ajaib Bawa Barcelona Hancurkan Madrid, Flick Terpukau! 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap wonderkid sensasionalnya, Lamine Yamal.

Usai penampilan gemilang pemain berusia 17 tahun itu yang turut mengantarkan Blaugrana meraih kemenangan dramatis 4-3 atas rival abadi, Real Madrid, Flick melontarkan pujian setinggi langit.

Kemenangan krusial ini semakin mendekatkan Barcelona dengan trofi juara LaLiga musim ini.

Lamine Yamal menjadi salah satu bintang lapangan dalam El Clasico yang penuh drama tersebut.

Ia mencetak gol kedua Barcelona melalui sepakan melengkung yang indah dari dalam kotak penalti, membangkitkan semangat tim setelah sempat tertinggal dua gol cepat dari Kylian Mbappé.

 Meski sempat unggul 4-2 di babak pertama, Barcelona harus kembali waspada setelah Mbappé mencetak hattrick di babak kedua.

Namun, berkat solidnya pertahanan di kandang sendiri, Stadion Olimpiade, Barca mampu mempertahankan keunggulan dan kini unggul tujuh poin atas Real Madrid dengan hanya tiga pertandingan tersisa.

Ketika ditanya mengenai besarnya tanggung jawab yang diemban Yamal di usia yang masih sangat muda, Flick dengan tegas menyatakan, "Dia bukan anak kecil." Ia menambahkan, "Dia bermain sangat baik. Dia memiliki kepercayaan diri, keyakinan pada kemampuannya. Selain itu, dia juga sangat cerdas."

Flick juga menyoroti betapa pentingnya gol Yamal dalam momentum pertandingan.

"Golnya hari ini sangat penting, membawa kami kembali ke pertandingan. Mencetak gol seperti itu di usia 17 tahun menunjukkan kualitas yang sangat tinggi. Inilah yang kami harapkan darinya," puji mantan pelatih Bayern Munich tersebut.

Seandainya penyelesaian akhir rekan setimnya lebih efektif, terutama Raphinha yang mencetak dua gol namun beberapa kali gagal memanfaatkan umpan-umpan matang dari Yamal, pemain muda itu berpotensi mencatatkan sejumlah assist.

Namun, satu gol dan penampilan memukau Yamal sudah cukup untuk menjadikannya salah satu pemain kunci kemenangan Barcelona.

Kini, Barcelona hanya membutuhkan tambahan dua poin untuk memastikan gelar juara LaLiga.

Mereka berpeluang mengunci gelar tersebut pada laga tandang melawan rival sekota, Espanyol, Kamis mendatang, atau bahkan lebih cepat jika Real Madrid gagal meraih poin penuh melawan Mallorca pada Rabu.

Meskipun berada di ambang juara, Flick enggan menganggap gelar sudah pasti dalam genggaman.

"Tidak, ini sepak bola," tegasnya.

"Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, tetapi kami berada di posisi yang baik. Kami membutuhkan dua poin lagi. Ini yang ingin kami raih secepat mungkin."

Jika Barcelona berhasil meraih gelar LaLiga musim ini, ini akan menjadi bagian dari potensi treble domestik mereka, setelah sebelumnya menjuarai Piala Super Spanyol dan Copa del Rey, di mana keduanya diraih dengan mengalahkan Real Madrid di final.

Meski tersingkir secara dramatis dari Liga Champions oleh Inter Milan, Barcelona di bawah arahan Hansi Flick menampilkan permainan menyerang yang menghibur, terbukti dengan catatan comeback ketujuh mereka dari tertinggal dua gol musim ini.

Ketika ditanya apakah Barcelona adalah tim paling menghibur di Eropa, Flick menjawab dengan retoris, "Anda [media] bisa menjawabnya. Bagi saya, ini tidak selalu menyenangkan. Terkadang saya sangat menderita. Saya senang dengan apa yang kami lakukan. Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, jadi semoga kami bisa memperbaiki hal-hal ini dan membuat lebih sedikit kesalahan."

Flick sendiri telah mengalihkan fokusnya untuk memperbaiki kekurangan tim di musim depan, terutama di lini belakang yang kebobolan 36 gol meski lini serang sangat produktif dengan 95 gol. Gol-gol Mbappé dalam laga El Clasico, yang tercipta akibat kesalahan pertahanan Barcelona, menjadi catatan penting bagi Flick.

Meskipun demikian, Flick tetap mengapresiasi mentalitas timnya yang luar biasa untuk bangkit kembali.

"Mentalitas tim saya luar biasa," pujinya.

"Sangat menyenangkan melihat mereka memiliki kekuatan untuk bangkit kembali. Ini fantastis, tetapi perjalanan yang kami mulai tahun lalu belum berakhir."

Flick menyadari perlunya peningkatan di lini pertahanan, mengakui bahwa "Mungkin akan lebih baik jika kami lebih stabil. Tetapi ini bukan hanya tentang empat bek terakhir. Ketika kami melakukan kesalahan, Real memiliki penyerang yang fantastis, mereka melakukan transisi dengan baik dan menyerang ruang di belakang bek tengah kami."

Ia menambahkan bahwa dengan jadwal padat, fokus utama saat ini adalah pemulihan pemain.

Namun, Flick mengajak semua pihak untuk menikmati kemenangan penting atas Real Madrid.

"Namun untuk saat ini, rayakan kemenangan ini; itu untuk musim depan. Saya senang untuk klub ini, para penggemar. Bagi mereka, saya pikir ini benar-benar fantastis. Atmosfer di sini luar biasa," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved