Jumat, 6 Maret 2026

Gempa Bumi

2 Gempa Bumi Dirasakan Terjadi Hari Ini 10 Mei 2025, Wilayah Tengah dan Barat Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dua kejadian gempa bumi yang dirasakan masyarakat pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 2 Gempa Bumi Dirasakan Terjadi Hari Ini 10 Mei 2025, Wilayah Tengah dan Barat Indonesia
BMKG
TITIK-TITIK GEMPA -- Gempa bumi kategori dirasakan terjadi hari ini di Indonesia. Total ada dua gempa terjadi sejak pagi hingga sore ini. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dua kejadian gempa bumi yang dirasakan masyarakat pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Gempa pertama terjadi di wilayah barat Pulau Sumatra, tepatnya di sekitar Kota Pariaman, Sumatra Barat.

Sementara gempa kedua mengguncang wilayah perairan barat daya Maluku Barat Daya (MBD), dan terasa di Pulau Babar.

Gempa Darat di Pariaman

Gempa pertama terjadi pada pukul 11.20 WIB dengan magnitudo 2,7.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di koordinat 0,57 Lintang Selatan dan 100,10 Bujur Timur.

Lokasi ini sekitar 7 kilometer barat laut Kota Pariaman. Gempa ini terjadi di darat pada kedalaman 10 kilometer.

Guncangan dirasakan dengan skala MMI II–III di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman.

Skala ini menandakan getaran dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah dan terasa seakan-akan ada truk yang melintas.

Belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa ini.

Menurut BMKG, gempa dangkal seperti ini umumnya berasosiasi dengan aktivitas sesar lokal.

Daerah Pariaman dan sekitarnya memang berada dekat dengan Sesar Sumatra, yang aktif dan kerap memicu gempa bumi skala kecil hingga sedang.

Gempa Laut Dalam di Barat Daya Maluku Barat Daya

Gempa kedua terjadi pada pukul 05.45 WIB, lebih awal dari gempa di Pariaman.

Magnitudo gempa ini jauh lebih besar, yakni 5,8, namun terjadi di laut pada kedalaman 223 kilometer.

Lokasinya berada pada koordinat 7,25 Lintang Selatan dan 129,29 Bujur Timur, atau 59 kilometer barat laut Tepa, ibu kota Kecamatan Pulau Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Getaran gempa dirasakan dengan skala MMI III di Pulau Babar.

Skala ini berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah, seolah ada truk besar lewat, namun tidak menyebabkan kerusakan berarti.

Meski kekuatannya cukup besar, kedalaman yang sangat dalam membuat energi gempa banyak teredam sebelum mencapai permukaan.

Inilah sebabnya gempa ini hanya menimbulkan guncangan ringan dan tidak berpotensi tsunami.

Wilayah Maluku Barat Daya secara geologis berada di zona pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia, menjadikannya rawan gempa tektonik menengah hingga dalam.

Mitigasi dan Imbauan BMKG

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, menjelaskan bahwa gempa-gempa yang terjadi hari ini menunjukkan karakteristik tektonik yang berbeda.

Gempa dangkal di daratan seperti di Pariaman dapat lebih dirasakan, meski magnitudonya kecil. Sementara gempa dalam seperti di MBD, meski besar, cenderung minim dampak di permukaan.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Warga juga disarankan mengecek kondisi bangunan rumah untuk memastikan keamanan struktur pascagempa, terutama di wilayah yang sering diguncang gempa kecil.

Pemerintah daerah di kedua wilayah pun terus menggencarkan edukasi mitigasi bencana, termasuk pelatihan evakuasi mandiri dan peningkatan kesadaran tentang jalur evakuasi serta tas siaga bencana.

Untuk informasi resmi dan terkini, BMKG meminta masyarakat mengakses aplikasi InfoBMKG atau situs resmi mereka di bmkg.go.id.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved