Kamis, 12 Maret 2026

Kecelakaan Proyek Bendungan

Satu Pekerja di Proyek Bendungan Bulango Ulu Gorontalo Meninggal, Korban Diduga Alami Cedera Berat

AKBP Supriantoro, Kapolres Bone Bolango mengatakan korban yang belum diketahui identitasnya ini mengalami cedera berat saat insiden terjadi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Satu Pekerja di Proyek Bendungan Bulango Ulu Gorontalo Meninggal, Korban Diduga Alami Cedera Berat
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro
BULANGO ULU - Momen Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro bersama Tim Inafis meninjau langsung proyek Bendungan Bulango Ulu, Senin (5/5/2025). Satu pekerja dikabarkan meninggal dunia usai terjatuh ketika proses peledakan atau blasting dengan dugaan cedera berat dialami korban. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Seorang tenaga kerja di Proyek Bendungan Bulango Ulu Gorontalo dinyatakan tewas.

Hal itu terjadi saat proses peledakan (blasting) pada Senin (5/5/2025) kemarin.

AKBP Supriantoro, Kapolres Bone Bolango mengatakan korban yang belum diketahui identitasnya ini mengalami cedera berat saat insiden terjadi.

Korban mengalami benturan yang sangat keras sehingga membuat nyawanya tak dapat tertolong lagi.

Baca juga: Diskon Minyak Goreng 2 Liter di Alfamart Kamis, 8 Mei 2025: Semua Merk Hanya Rp30 Ribuan

"Ketika dibawa ke rumah sakit, nyawanya sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu (7/5/2025) malam.

Kapolres menegaskan korban akibat peledakan itu hanya satu orang saja.

Sedangkan untuk kronologi lengkap kejadian berlangsung kata AKBP Supriantoro masih menyelidikinya.

"Saat ini masih kita dalami apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian," lanjutnya.

Selain itu, saksi-saksi serta pihak yang terlkibat dalam proyek pembangunan bendungan sedang dimintai keterangan oleh Unit Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bone Bolango.

Diketahui, Proyek Bendungan Bulango Ulu ini sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi sektor irigasi dan ketahanan air di wilayah Gorontalo.

Baca juga: BREAKING NEWS: Satu Pekerja Meninggal Akibat Blasting Proyek Bendungan Bulango Ulu Gorontalo

Namun, insiden ini kembali mengingatkan kembali pentingnya standar keselamatan kerja di proyek besar.

Sebagai Proyek Strategis Nasional, Bendungan Bulango Ulu ini pun sempat ditinjau langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pada 22 April 2024 lalu.

Jokowi menyebut pembangunan Waduk Bulango Ulu bisa meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan di Provinsi Gorontalo

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Kabupaten Bone Bolango saat memantau progres pembangunan infrastruktur di Gorontalo.

TINJAU PROYEK - Presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan langsung ke proyek Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Senin, 22 April 2024.
TINJAU PROYEK - Presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan langsung ke proyek Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Senin, 22 April 2024. (Sekretariat Negara)

Pembangunan Waduk Bulango Ulu ini diyakini dapat menjadi sumber air irigasi yang stabil.

"Waduk itu akan meningkatkan produktivitas pertanian, perkebunan yang ada di Gorontalo dan di sekitarnya," ungkap Jokowi usai mengunjungi RSUD Toto Kabila, Senin (22/4/2024) siang.

Baca juga: Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Pastikan Keberlanjutan Pembangunan Waduk Bulango Ulu

Jokowi membeberkan besaran luas waduk yang dibangun sejak 2019 lalu itu. Luasnya mencapai sekitar 84 juta meter⊃3;.

Itulah yang menjadi alasan, waduk seluas jutaan meter kubik itu bisa meningkatkan produktivitas pertanian maupun perkebunan di Gorontalo.

"Ini waduk kan besar sekali. Luasnya sekitar 84 juta meter per kubik," jelasnya.

Penyelesaian pembangunan waduk terbesar di Gorontalo itu diperkirakan selesai pada akhir tahun mendatang.

Dalam kunjungannya di waduk tersebut, Jokowi menginginkan penyelesaiannya hingga di bulan Oktober 2024.

"Tadi saya sudah cek, saya ingin selesainya Oktober," tegasnya.

Pembangunan Waduk Bulango Ulu merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan air irigasi dan mendukung pertanian sebagai salah satu sektor utama dalam perekonomian nasional. 

Baca juga: 6 Bulan Target Pembebasan Lahan Waduk Bulango Ulu Gorontalo Rampung, DPRD dan BPN Sepakati di RDP

Jokowi berharap kehadiran waduk bisa memengaruhi perkembangan sektor pertanian dan perkebunan di Gorontalo.

Sekadar informasi, Waduk Bulango Ulu mulai pengerjaannya pada tahun 2019 lalu. Pihak PT Brantas Abipraya (Persero) yang mengerjakan pembangunannya.

Terdapat tiga desa yang menjadi lokasi pembangunan Waduk, di antaranya Desa Tulo’a, Mongolingo, dan Owata, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango.

Pembangunan waduk itu terdaftar dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Adapun kapasitas tampungnya, mencapai 84,10 juta meter kubik yang mampu memenuhi tiga daerah irigasi, yakni Desa Alale, Lomaya, dan Pilohayanga.

Waduk Bulango Ulu dibangun memakai tipe urugan batu inti tegak dengan luas genangan hingga 614,72 hektare. 

Baca juga: Bendungan Bulango Ulu di Era Jokowi Tuai Pujian dari Masyarakat Bone Bolango Gorontalo

Selain dapat menyuplai air irigasi, waduk ini juga dapat bermanfaat sebagai pengendali banjir di wilayah hilir Sungai Bolango sebanyak 403,31 meter kubik per detik. 

Diketahui, waduk yang memiliki manfaat banyak bagi warga Gorontalo itu dapat mereduksi banjir sebesar 85,38 persen. 

Sedangkan untuk sumber air yang ditampung sendiri dari DAS Bolango dengan luas 243,19 kilometer persegi.

Tak hanya itu, bendungan ini juga nantinya berpotensi sebagai pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 4,96 Megawatt serta dapat bermanfaat sebagai penyuplai air baku yang bisa menghasilkan 2,2 meter kubik per detik. (*)


(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved