Berita Populer Gorontalo
GORONTALO TERPOPULER: Satu Pekerja Meninggal Akibat Blasting hingga Badut di Lampu Merah
Gorontalo terpopuler adalah berita yang paling banyak dibaca oleh pembaca sejak pagi hari di portal TribunGorontalo.com.
Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sdrfjdtyjmghjkljk.jpg)
TRIBUNGORONTALO, Gorontalo -- Simak tiga berita Gorontalo terpopuler hari ini Kamis, (8/5/2025).
Gorontalo terpopuler adalah berita yang paling banyak dibaca oleh pembaca sejak pagi hari di portal TribunGorontalo.com.
Berita yang tergabung di Gorontalo terpopuler ini meliputi peristiwa, cerita menarik dari warga hingga politik.
Seperti berita pertama Gorontalo terpopuler adalah satu pekerja meninggal akibat blasting di Proyek Bendungan Bulango Ulu.
Baca juga: Dituduh Tampar Murid Padahal Niat Melerai Perkelahian, Guru SMP di Sumatera Utara Nyaris Dibui
Berita kedua adalah korban diduga alami cedera berat pada saat kecelakaan kerja
Serta berita ketiga Gorontalo terpopuler adalah badut di lampu merah rata-rata bukan dari Kota Gorontalo.
Berikut tiga berita Gorontalo Terpopuler hari ini Kamis, (8/5/2025) sore hari:
1. Satu Pekerja Meninggal Akibat Blasting Proyek Bendungan Bulango Ulu Gorontalo
Seorang pekerja meninggal dunia usai mengalami kecelakaan kerja di proyek pembangunan Bendungan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Pekerja yang belum diketahui identitasnya itu sempat terjatuh saat proses peledakan (blasting) pada Senin (5/5/2025).
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kronologi kejadian.
Baca juga: Cek Sisa Hari Libur dan Cuti Bersama di Bulan Mei 2025: Masih Ada Long Weekend
“Saat ini masih kita dalami apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian. Mohon rekan-rekan media bersabar karena proses penyelidikan masih berlangsung,” ujarnya saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, pada Rabu (7/5/2025).
Menurut Kapolres, korban diduga cedera berat saat insiden itu terjadi.
"Korban mengalami benturan. Ketika dibawa ke rumah sakit, nyawanya sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.
AKBP Supriantoro menegaskan korban hanya satu orang.
Unit Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bone Bolango saat ini sedang memintai keterangan dari saksi-saksi serta pihak terkait dalam proyek pembangunan bendungan.
2. Satu Pekerja di Proyek Bendungan Bulango Ulu Gorontalo Meninggal, Korban Diduga Alami Cedera Berat
Baca juga: Usai iPhone 16 Series Rilis, Harga HP iPhone Turun Drastis, Mulai dari Rp6 Jutaan
Seorang tenaga kerja di Proyek Bendungan Bulango Ulu Gorontalo dinyatakan tewas.
Hal itu terjadi saat proses peledakan (blasting) pada Senin (5/5/2025) kemarin.
AKBP Supriantoro, Kapolres Bone Bolango mengatakan korban yang belum diketahui identitasnya ini mengalami cedera berat saat insiden terjadi.
Korban mengalami benturan yang sangat keras sehingga membuat nyawanya tak dapat tertolong lagi.
Baca juga: 9 Sekolah Kedinasan yang Berpeluang Besar, Bisa Kuliah Gratis dan Lulus Auto Jadi PNS
"Ketika dibawa ke rumah sakit, nyawanya sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu (7/5/2025) malam.
Kapolres menegaskan korban akibat peledakan itu hanya satu orang saja.
Sedangkan untuk kronologi lengkap kejadian berlangsung kata AKBP Supriantoro masih menyelidikinya.
"Saat ini masih kita dalami apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian," lanjutnya.
Selain itu, saksi-saksi serta pihak yang terlkibat dalam proyek pembangunan bendungan sedang dimintai keterangan oleh Unit Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bone Bolango.
Diketahui, Proyek Bendungan Bulango Ulu ini sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi sektor irigasi dan ketahanan air di wilayah Gorontalo.
3. 80 Persen Badut di Lampu Merah Bukan Warga Kota Gorontalo, Terungkap Sewa Kostum & Eksploitasi Anak
Baca juga: 11 Orang Ustazah Penghafal Alquran Tewas Kecelakaan Maut di Purworejo, Salat Gaib Pun Dilakukan
Terungkap fakta-fakta mengejutkan di balik senyum kostum warna-warni badut jalanan di Kota Gorontalo.
Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat kini tengah melakukan penertiban terhadap keberadaan para badut liar ini.
Para badut dinilai membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Hal itu berdasarkan operasi yang baru-baru ini dilakukan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Perlindungan dan Jaminan Sosial (Rehsos dan Limjamsos) Dinas Sosial Kota Gorontalo, Herson Tahir, menegaskan bahwa tindakan ini semata-mata demi keamanan dan ketertiban ruang publik.
Baca juga: Siswa Nakal Dikirim ke Barak Militer Bakal Jadi Program Nasional, Ini Catatannya
"Bukan kita tidak suka dengan mereka. Mereka ini identik dengan hiburan. Yang salah adalah mereka melakukan itu di tempat-tempat yang tidak semestinya," ujar Herson, Kamis (8/5/2025).
Hasil penelusuran tim Dinas Sosial mengungkap fakta mencengangkan, sekitar 80 persen badut yang beroperasi di Kota Gorontalo ternyata bukan warga kota.
Sebagian besar dari mereka berasal dari Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo.
"Kami belum menemukan indikasi bahwa mereka bekerja di bawah satu sistem manajemen. Mereka beroperasi secara mandiri," lanjut Herson.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.