Rabu, 11 Maret 2026

Berita Populer

GORONTALO TERPOPULER: Pejabat Direktur RSUD MM Dunda Berganti - Kebakaran Lahan di Kota Gorontalo

Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Kamis(8/5/2025).

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto GORONTALO TERPOPULER: Pejabat Direktur RSUD MM Dunda Berganti - Kebakaran Lahan di Kota Gorontalo
TribunGorontalo.com
BERITA POPULER - Kolase foto Damkar Kota Gorontalo, Alaludin Lapananda, dan Kepsek SDN 5 Dungaliyo, Olis Tanaiyo. Simak berita lokal terpopuler yang telah tayang di TribunGorontalo.com, Rabu (7/5/2025). 

“Terima kasih dan mohon maaf sebelumnya. Di sini bukan kata ‘pecat’, tapi saya memerintahkan untuk mencari sekolah lain. Itu bunyi dalam pesan WhatsApp grup kami,” jelas Olis.

Ia pun menekankan konteks dari komunikasi internal yang sempat menimbulkan kesalahpahaman.

Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan bentuk dorongan agar Alhanapi lebih bertanggung jawab, terutama terkait pengelolaan buku paket mata pelajaran PAI yang menjadi tugasnya.

BACA SELENGKAPNYA

BREAKING NEWS: Kebakaran Lahan di Permukiman Padat Kota Gorontalo, Nyaris Menjalar ke Rumah Warga

PEMADAMAN -- Seorang anggota Damkar Kota Gorontalo memadamkan api yang membakar ilalang di Kelurahan Dulalowo, Kota Gorontalo, Rabuy (7/5/2025).
PEMADAMAN -- Seorang anggota Damkar Kota Gorontalo memadamkan api yang membakar ilalang di Kelurahan Dulalowo, Kota Gorontalo, Rabuy (7/5/2025). (FOTo: Tim)

Warga Kelurahan Dulalowo, Kota Gorontalo panik gara-gara kebakaran lahan di wilayah tersebut, pada Rabu (7/5/2025).

Rupanya, kebakaran lahan kering itu ulah seorang kakek bernama Ka Uba (80).

Dijelaskan oleh kakek tersebut, bahwa niatnya untuk membersihkan lahan tersebut.

Sudah lima kali sebetulnya ia menggunakan metode membakar untuk membersihkan lahan dari rumput.

Namun kali ini, aksinya itu menimbulkan kepanikan, lantaran api nyaris menjalar ke rumah warga. 

Informasi yang dihimpun TribunGorontalo.com di lokasi, lahan yang dibakar diperkirakan seluas hampir 100 meter persegi dan terletak di tengah permukiman padat penduduk. 

Kobaran api yang tiba-tiba membesar dan menjulang tinggi hingga mencapai ketinggian nyaris lima meter sontak membuat warga sekitar panik dan khawatir api akan merambat ke rumah mereka.

BACA SELENGKAPNYA

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved