Kecelakaan Proyek Bendungan
BREAKING NEWS: Satu Pekerja Meninggal Akibat Blasting Proyek Bendungan Bulango Ulu Gorontalo
Seorang pekerja meninggal dunia usai mengalami kecelakaan kerja di proyek pembangunan Bendungan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontal
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Momen-Kapolres-Bone-Bolango-AKBP-Supriantoro-bersama-Tim-Inafis.jpg)
Jokowi membeberkan besaran luas waduk yang dibangun sejak 2019 lalu itu. Luasnya mencapai sekitar 84 juta meter⊃3;.
Itulah yang menjadi alasan, waduk seluas jutaan meter kubik itu bisa meningkatkan produktivitas pertanian maupun perkebunan di Gorontalo.
"Ini waduk kan besar sekali. Luasnya sekitar 84 juta meter per kubik," jelasnya.
Penyelesaian pembangunan waduk terbesar di Gorontalo itu diperkirakan selesai pada akhir tahun mendatang.
Dalam kunjungannya di waduk tersebut, Jokowi menginginkan penyelesaiannya hingga di bulan Oktober 2024.
"Tadi saya sudah cek, saya ingin selesainya Oktober," tegasnya.
Pembangunan Waduk Bulango Ulu merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan air irigasi dan mendukung pertanian sebagai salah satu sektor utama dalam perekonomian nasional.
Jokowi berharap kehadiran waduk bisa memengaruhi perkembangan sektor pertanian dan perkebunan di Gorontalo.
Sekadar informasi, Waduk Bulango Ulu mulai pengerjaannya pada tahun 2019 lalu. Pihak PT Brantas Abipraya (Persero) yang mengerjakan pembangunannya.
Terdapat tiga desa yang menjadi lokasi pembangunan Waduk, di antaranya Desa Tulo’a, Mongolingo, dan Owata, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango.
Pembangunan waduk itu terdaftar dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Adapun kapasitas tampungnya, mencapai 84,10 juta meter kubik yang mampu memenuhi tiga daerah irigasi, yakni Desa Alale, Lomaya, dan Pilohayanga.
Waduk Bulango Ulu dibangun memakai tipe urugan batu inti tegak dengan luas genangan hingga 614,72 hektare.
Selain dapat menyuplai air irigasi, waduk ini juga dapat bermanfaat sebagai pengendali banjir di wilayah hilir Sungai Bolango sebanyak 403,31 meter kubik per detik.
Diketahui, waduk yang memiliki manfaat banyak bagi warga Gorontalo itu dapat mereduksi banjir sebesar 85,38 persen.