Senin, 9 Maret 2026

Pemilihan Paus

5 Calon Kandidat Terkuat Pengganti Paus Fransiskus, Hari Pertama Konklaf Asap Hitam Mengepul

Hari pertama konklaf kepausan berakhir tanpa menghasilkan pemimpin baru bagi Gereja Katolik.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 5 Calon Kandidat Terkuat Pengganti Paus Fransiskus, Hari Pertama Konklaf Asap Hitam Mengepul
ILUSTRASI Paus
PEMILIHAN PAUS - Hari pertama konklaf kepausan berakhir dengan asap hitam mengepul dari Kapel Sistina, yang menandakan bahwa tidak ada paus baru yang terpilih setelah pemungutan suara pertama. Berikut ini adalah gambaran peluang taruhan tentang calon terdepan untuk menjadi pemimpin Gereja Katolik berikutnya. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Hari pertama konklaf kepausan berakhir tanpa menghasilkan pemimpin baru bagi Gereja Katolik.

Asap hitam mengepul dari Kapel Sistina pada Rabu (7/5/2025) malam waktu setempat.

Asap ini menandakan bahwa pemungutan suara pertama belum membuahkan hasil.

Mata dunia kini tertuju pada Vatikan, sementara bursa taruhan mulai ramai menjagokan nama-nama yang berpotensi menjadi Paus berikutnya.

Siapapun yang terpilih akan menjadi figur religius paling dikenal di dunia, memimpin 1,4 miliar umat Katolik.

Konklaf ini digelar untuk memilih pengganti Paus Fransiskus, yang meninggal dunia pada 21 April setelah memimpin gereja sejak 2013.

Sebanyak 133 kardinal berkumpul untuk menentukan suksesornya, sebuah proses yang tidak memiliki batas waktu pasti.

Sejarah mencatat konklaf bisa berlangsung bertahun-tahun, meskipun beberapa konklaf terakhir hanya memakan waktu beberapa hari.

Seorang kandidat harus meraih mayoritas dua pertiga suara untuk terpilih menjadi Paus.

Terpilihnya Paus baru akan ditandai dengan kepulan asap putih dari Kapel Sistina.

Meskipun proses konklaf tertutup rapat, spekulasi mengenai siapa yang dipertimbangkan para kardinal terus bergulir.

Berikut adalah lima kandidat teratas yang dijagokan dalam tiga bursa taruhan terkemuka:

Polymarket:

1.Pietro Parolin: peluang 28 persen

2.Luis Antonio Tagle: peluang 20 %

3.Matteo Zuppi: peluang 10 %

4.Pierbattista Pizzaballa: peluang 9 %

5.Peter Erdo: peluang 8 %

Kalshi:

1.Pietro Parolin: peluang 30 %

2.Luis Antonio Tagle: peluang 22 %

3.Pierbattista Pizzaballa: peluang 11 %

4.Matteo Zuppi: peluang 10 %

5.Peter Turkson: peluang 8 %

OddsChecker:

1.Pietro Parolin: peluang 29 %

2.Luis Antonio Tagle: peluang 23 %

3.Pierbattista Pizzaballa: peluang 13 %

4.Matteo Zuppi: peluang 13 %

5.Peter Erdo: peluang 9 %

"Ketika konklaf dimulai, ini adalah tentang mendengarkan dengan penuh doa dan mencoba untuk memperhatikan. Saya harus cukup tenang di dalam diri saya untuk menangkap resonansi dari apa yang dikatakan," ungkap Kardinal Vincent Nichols, Uskup Agung Westminster sebagaiman dikutip dari The Times.

Sementara itu, Kardinal Giovanni Battista Re, Dekan Kolegium Kardinal, sebelum konklaf dimulai mengatakan bahwa dunia saat ini mengharapkan banyak dari gereja mengenai perlindungan nilai-nilai dasar kemanusiaan dan spiritual.

"Tanpanya koeksistensi manusia tidak akan lebih baik atau membawa kebaikan bagi generasi mendatang," ucapnya.

Para kardinal dijadwalkan untuk melanjutkan pemungutan suara pada hari Kamis (8/5/2025).

Miliaran orang di seluruh dunia akan terus memantau dengan cermat setiap tanda yang mengindikasikan terpilihnya Paus baru. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved