UNG Half Marathon Gorontalo
Tingginya Animo Masyarakat Gorontalo, Eduart Wolok Pastikan UNG Half Marathon Jadi Agenda Tahunan
Tingginya animo masyarakat membuat Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok berencana menjadikan kompetisi ini sebagai agenda tahunan.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rektor-UNG-Prof-Eduart-Wolok-saat-diwawancarai-TribunGorontalocom-4-Mei-2025.jpg)
Tepat pukul 04.52 Wita, Mendiktisaintek tiba di UNG.
Mengenakan pakaian olahraga kasual, ia menyapa para peserta dan menyaksikan langsung detik-detik pelepasan gelombang pertama.
Sesaat kemudian, panitia memberi aba-aba. Suara hitungan mundur terdengar, menandai dimulainya lomba kategori 21 kilometer.
Disusul setelahnya, barisan pelari kategori 10 KM dan 5 KM berlari meninggalkan garis start, langkah mereka mantap membelah dinginnya pagi Gorontalo.
Mengusung tema “Berlari Lebih Cepat, Melesat Lebih Jauh”, event ini tak sekadar lomba lari ia adalah panggung besar yang mempertemukan lebih dari 2.400 pelari dari seluruh penjuru Indonesia.
Di antara peserta, tampak pula 14 rektor dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN), yang ikut ambil bagian dalam semangat sportivitas dan kebersamaan.
Suasana di lokasi penuh semarak. Warna-warni jersi peserta membanjiri jalan, bendera start berkibar, dan dentuman musik pembangkit semangat mengiringi langkah para pelari.
Sorot mata mereka penuh antusiasme, memancarkan tekad untuk menaklukkan rute yang menantang sekaligus menikmati pesona Kota Gorontalo.
Event ini membuka enam kategori lomba: kategori 5K untuk umum, pelajar/mahasiswa, dan guru/dosen; kategori 10K untuk umum dan pelajar/mahasiswa; serta kategori 21K untuk umum.
Selain memperebutkan total hadiah senilai Rp139 juta, peserta juga mendapatkan beragam fasilitas mulai dari jersi lomba, medali finisher dan pemenang, BIB Number (Timing Chip), totebag, water station, hingga doorprize dan hiburan.
Tak hanya ajang kompetisi, UNG Half Marathon 2025 juga menjadi etalase promosi wisata dan budaya Gorontalo.
Di sepanjang rute, peserta disuguhi panorama khas Gorontalo dari hamparan pemandangan alam hingga landmark budaya yang menjadi kebanggaan daerah.
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)