Jumat, 6 Maret 2026

Gempa Bumi

3 Gempa Susulan Masih Guncang Pohuwato Gorontalo Hingga Minggu Pagi 04 Mei 2025, Ini Datanya

Tiga gempa bumi susulan kembali dirasakan di wilayah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, hingga Minggu pagi, 4 Mei 2025.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 3 Gempa Susulan Masih Guncang Pohuwato Gorontalo Hingga Minggu Pagi 04 Mei 2025, Ini Datanya
BMKG
GEMPA BUMI Mag:2.8, 04-May-2025 01:27:25WIB, Lok:0.51LU, 121.62BT (36 km BaratLaut POHUWATO-GORONTALO), Kedlmn:88 Km. 

Gempa ketiga terjadi pada pagi hari, pukul 07.40 Wita, dengan magnitudo 2,3.

Episenter berada di wilayah yang hampir sama, yakni 37 kilometer barat laut Pohuwato, dengan kedalaman 72 kilometer.

Gempa ini juga masuk dalam kategori kedalaman menengah, dan seperti dua gempa sebelumnya, tidak berpotensi tsunami serta belum dilaporkan menyebabkan dampak kerusakan di permukaan.

Meski tidak ada penjelasan lebih lanjut dari BMKG, namun bisa jadi ketiga gempa tersebut sebagai bagian dari aktivitas susulan (aftershock) dari gempa utama magnitudo 6,0 yang mengguncang Pohuwato pada Sabtu malam.

Rangkaian biasanya memang terjadi pascagempa besar dan seperti pada beberapa kasus lainnya, terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan dengan intensitas yang bervariasi.

Masyarakat diimbau tetap waspada, tidak panik, dan menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa utama.

Informasi resmi hanya diakses melalui kanal BMKG dan instansi pemerintah terkait untuk menghindari hoaks.

Dampak Gempa Magnitudo 6.0 di Pohuwato

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah barat laut Pohuwato, Gorontalo, Jumat malam (3/5/2025), pukul 20:51:45 Wita.

Guncangan kuat dengan intensitas IV MMI menurut data BMKG ini menyebabkan kerusakan ringan di beberapa lokasi dan kepanikan warga.

Salah satu dampak signifikan terlihat di SMAN 1 Randangan, Kabupaten Pohuwato.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunGorontalo.com, sejumlah plafon ruang kelas di sekolah tersebut dilaporkan ambruk akibat kuatnya getaran gempa.

Video amatir yang beredar di Facebook memperlihatkan kondisi ruang kelas dengan sebagian besar plafonnya roboh dan menimpa meja siswa serta guru.

Beruntung, peristiwa ini terjadi di malam hari saat aktivitas belajar mengajar telah usai, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

"Nyaris rubuh semua, plafon sekolah," ujar seorang wanita yang diduga merupakan guru di SMAN 1 Randangan dalam video yang viral tersebut.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved