Berita Kabupaten Gorontalo Utara

Jembatan Penghubung Antardesa di Gorontalo Utara Terancam Putus

 Jembatan yang menjadi penghubung antardesa Ilodlungan dan Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara kini terancam putus

Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Efriet Mukmin
KERJA BAKTI - Potret warga Desa Ilodulunga, aparat desa, dan TNI kerja bakti membersihkan sedimen di bawah jembatan, Kamis (1/5/2025). Jembatan penghubung antardesa ini terancam putus. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Jembatan yang menjadi penghubung antardesa Ilodlungan dan Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo kini terancam putus.

Pantauan TribunGorontalo.com, jembatan ini sudah  runtuh sebagian akibat penyanggah rusak. 

Bagian tiang pembatas jembatan pun sudah retak. Besi pipa yang memajang pun demikian.

Akibat musim hujan, air sungai meluap dan membawa banyak sampah dan tertumpuk di bawah jembatan di Desa Ilodulunga.

Tumpukan sampah itu pun mengendap jadi sedimen bercampur ranting dan batang pohon.

Akibatnya ketika hujan turun, air sungai seketika meluap dan menggenangi rumah-rumah penduduk di dekat bantaran sungai.

Kondisi jembatan pun sudah mulai menurun dari permukaan jalan yang datar.

Kepala Desa Ilodulunga, Mustagfir Baharudin mengatakan kondisi jembatan sudah mulai runtuh sehingga mengakibatkan kendaraan khawatir melintas.

"Jika jembatan ini putus maka akses jalan menuju Desa Tolongio lumpuh, jembatan ini penting bagi masyarakat," Ujar Mustagfir Kepada TribunGorontalo.com Kamis (1/5/2025).

Baca juga: Penyebab Pemprov Gorontalo Relokasi Pedagang Non-Ikan dari TPI, DPRD: Ini Bukan Pasar

"Kemarin aspalnya masi rata sekarang sudah semakin turun," ucap Adin warga setempat.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakrat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Lukum Diko meninjau langsung jembatan yang tersumbat karena sudah mendapat laporan dari masyarakat.

Lukum berkata masalah jembatan harus diatasi sesegera mungkin.

"Alhamdulillah saya sudah menghubungi pihak Balai Wilayah Sungai dan mendapat respon baik," ungkap Lukum.

Adapun pihak Balai Wilayah Sungai berharap adanya tindak lanjut dari pemerintah daerah untuk menganggarkan normalisasi sungai.

"Jika tidak cepat di atasi maka jembatannya akan putus," pungkasnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved