Menteri KKP ke Gorontalo
Kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan RI ke Gorontalo Disambut Suka Cita Nelayan
Kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono ke Gorontalo disambut suka cita para nelayan.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dua-nelayan-Gorontalo-menyambut-baik-kedatangan-Menteri.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono ke Gorontalo disambut suka cita para nelayan.
Usmawan (56) nelayan di TPI Kota Gorontalo berharap kunjungan kerja sang menteri dapat membawa dampak langsung kepada nelayan.
"Hanya satu harapan saya pikirkan Kesejahteraan nelayan, hanya itu tidak ada lagi," ungkapnya saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Rabu (30/4/2025).
Menurutnya, nelayan sejauh ini tidak memiliki masalah. Hanya saja mereka membutuhkan ruang aspirasi.
"Selama ini nelayan aman-aman saja, tapi muncul peraturan baru yang agak memberatkan kita," ujarnya.
Ia merasa selama ini nelayan tidak dilibatkan langsung dalam perencanaan program.
"Kalau nelayan sendiri tidak pernah dilibatkan, yang kita tahu hanya mencari uang, mungkin lebih ke pengurus," bebernya.
Pendapat serupa dilontarkan, Idun Latif, nelayan sekaligus pedagang.
"Harapan kami di sini sama dengan nelayan lain, semoga pemerintah bisa memikirkan Kesejahteraan nelayan," ucap Idun, menambahkan.
Idun menuturkan, kesulitan yang dirasakan nelayan sebatas cuaca ekstrem dan juga harga ikan yang tidak stabil di pasaran.
"Satu bulan ada kenaikan tapi tidak signifikan malah justru menurun drastis dari Rp35 ribu turun Rp20 ribu hingga Rp18 ribu," terangnya.
Idun berharap bisa mendapatkan bantuan alat tangkap ikan.
"Kalau yang kami perlukan bantuan saja seperti alat untuk menangkap ikan," jelasnya.
Baca juga: Penyebab Pemprov Gorontalo Relokasi Pedagang Non-Ikan dari TPI, DPRD: Ini Bukan Pasar
Kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan RI
Diberitakan sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono berkunjung ke Gorontalo.
Menteri KKP disambut prosesi adat begitu tiba di Gorontalo, Selasa (29/4/2025).
Prosesi adat khas Gorontalo ini disebut Mopotilolo. Biasanya hanya dijalani oleh pejabat negara yang baru pertama kali menginjakan kaki di Gorontalo.
Menteri KKP melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo dan tiba di Bandar Udara Djalaludin, Kabupaten Gorontalo.
Sesaat pesawat mendarat pada pukul 10.00 Wita, Menteri Trenggono langsung disambut oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Setelah itu, Menteri KKP diarahkan menuju ruang VIP Bandara Djalaludin.
Sebelum memasuki ruang VIP, ia disambut oleh para tokoh adat pelaksana Mopotilolo dari U Duluwo Limo Lo Pohalaa, dewan adat dari lima negeri adat Gorontalo.
Menteri Trenggono dikenakan songkok (peci) dan selendang Karawo sebagai simbol kehormatan sekaligus memperkenalkan kerajinan khas Gorontalo.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Setibanya di ruang VIP, prosesi Mopotilolo dilangsungkan dengan persembahan adat berupa minuman dan makanan tradisional sebagai awal prosesi.
Kemudian dilanjutkan dengan pengucapan petuah adat dan diakhiri dengan doa keselamatan untuk Menteri Trenggono beserta rombongan selama berada di Gorontalo.
Prosesi adat berlangsung lancar, menandakan Menteri telah diterima secara adat dan berhak melaksanakan tugas kunjungan kerja di wilayah Gorontalo.
Usai seluruh prosesi, Menteri Kelautan dan Perikanan bersama Gubernur Gusnar Ismail dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Gorontalo Utara untuk melaksanakan agenda kunjungan berikutnya.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.