Minggu, 8 Maret 2026

Berita Provinsi Gorontalo

60 Persen Usia Produktif di Gorontalo Tidak Kuliah, Ini Kekhawatiran LLDIKTI

Sekitar 60 persen lebih lulusan SMA/SMK Sederajat di Provinsi Gorontalo tak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 60 Persen Usia Produktif di Gorontalo Tidak Kuliah, Ini Kekhawatiran LLDIKTI
Tribunnews.com
ANGKA PARTISIPASI KASAR - Ilustrasi mahasiswa. 60 persen usia produktif di Provinsi Gorontalo tak mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Hal ini menyebabkan penurunan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di Gorontalo 

Penurunan APK harus menjadi sinyal untuk bergerak cepat tidak ada anak Gorontalo yang putus asa dalam mengakses pendidikan tinggi karena faktor ekonomi. 

Munawir menjelaskan, biaya kuliah di Gorontalo secara umum masih cukup terjangkau. 

"Namun memang masih ada beberapa program studi seperti kesehatan, kedokteran, keperawatan, dan analis kesehatan yang memiliki biaya lebih tinggi dari rata-rata.

Ia berharap semua pihak, baik perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat luas, bisa bersinergi meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi. 

Dengan begitu, Gorontalo ke depan akan mampu melahirkan lebih banyak generasi cerdas, kompetitif, dan siap membangun daerah maupun bangsa. 

 

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved