Kontroversi Waria di Gorontalo
Kapok Berpenampilan Waria hingga Dikecam Se-Gorontalo, Mano Braco Janji Kembali jadi Laki-laki
Mano Braco, seorang waria sekaligus content creator asal Gorontalo, janji bakal menaati Surat Edaran (SE) Bupati Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MANO-TOBAT-Content-Creator-dengan-citra-Waria-Mano-Braco-Real-mengaku-kapok-gara-gara-ia-dikecam.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Seorang content creator dengan citra waria asal Gorontalo, janji bakal menaati Surat Edaran (SE) Bupati Gorontalo.
Ia adalah waria dengan nama beken Mano Braco Real. Nama itu juga digunakan dalam akun facebooknya.
Adapun SE yang dimaksud Mano Braco mengatur larangan hiburan rakyat yang melibatkan waria dan biduan dengan penampilan vulgar.
Dalam sebuah video berdurasi 49 detik yang diunggah di akun Facebook pribadinya, Mano Braco mengungkapkan keputusan untuk kembali berpenampilan layaknya kodrat seorang lelaki.
Ia bahkan janji bakal meninggalkan penampilan waria yang selama ini dikenal publik.
"Waria-waria sudah tidak bisa ditampilkan lagi, jadi saya memutuskan untuk berpenampilan laki-laki," ujar Mano.
Saat dikutip TribunGorontalo.com, video yang dibagikan Mano itu kini telah dibagikan lebih dari 1.200 kali dan mendapat 1.800 komentar dari warganet.
Unggahan tersebut mengundang berbagai reaksi, baik dukungan maupun kritik, namun Mano tetap teguh pada keputusan yang diambilnya.
Meski demikian, Mano menegaskan bahwa ia tidak akan meninggalkan dunia hiburan.
Ia tetap bersedia menjadi master of ceremony (MC) untuk acara-acara yang membutuhkan MC berpenampilan laki-laki.
"Yang butuh MC berpenampilan laki-laki, saya siap. Yang penting tidak menyalahi kodrat," ungkapnya.
Mano juga meminta maaf kepada rekan-rekan sesama waria yang mungkin merasa terdampak akibat "ulahnya".
Ia menekankan bahwa ia akan tetap mendukung perdamaian dan mengikuti aturan yang berlaku.
"Saya mulai hari ini kalau ada yang butuh MC laki-laki, saya siap, salam damai," kata Mano, mengakhiri video tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 800/BKBP/76/IV/2025, yang berisi larangan terkait kegiatan hiburan rakyat yang melibatkan waria dan biduan dengan penampilan vulgar.
Kebijakan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat tentang aktivitas hiburan yang dianggap melanggar norma kesopanan.
Burhan Ismail, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gorontalo, menjelaskan bahwa larangan ini merupakan bentuk tindakan tegas atas maraknya protes warga mengenai aktivitas hiburan yang dianggap berlebihan.
Ia menekankan bahwa kebijakan ini bukan berarti melarang hiburan, tetapi untuk mengatur agar acara-acara tersebut tidak melanggar norma kesusilaan.
"Kami mengeluarkan surat edaran ini untuk memperketat pemberian izin keramaian, terutama yang mengandung unsur pornoaksi, seperti tarian eksotis yang melanggar norma kesusilaan," ujar Burhan, Senin (28/4/2025).
Ia juga menyatakan bahwa jam kegiatan hiburan diatur hingga maksimal pukul 23.00 WITA untuk menghindari gangguan terhadap kenyamanan warga sekitar.
Selain itu, pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan ini akan dilakukan secara ketat oleh Satpol PP dan aparat hukum setempat, dengan tujuan menjaga ketertiban dan moralitas di masyarakat.
"Kami akan melakukan patroli rutin untuk memastikan bahwa semua pihak mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
Jika ada pelanggaran, kami akan memberikan sanksi pembinaan," tambah Burhan.
Kebijakan ini juga berlaku bagi pengusaha hiburan seperti karaoke dan band organ tunggal yang diminta untuk tidak menampilkan biduan atau pengisi acara yang menampilkan tarian atau aksi yang dianggap tidak pantas.
Masyarakat pun diajak untuk proaktif melaporkan kegiatan hiburan yang menyimpang dari norma yang ada.
Dengan keputusan Mano Braco untuk berpenampilan sesuai kodrat, ia turut mendukung kebijakan tersebut, meskipun hal ini mengundang beragam reaksi dari warganet.
Kronologi Viral
Sebelumnya diketahui Mano Braco Real viral lantaran aksinya dianggap melecehkan agama.
Mano yang menggunakan hijab merah muda namun berok pendek itu, menuai cibiran.
Banyak warga Gorontalo kemudian tak henti membicarakan hal tersebut hingga meminta MUI bertindak.
Gara-gara ulahnya, satu Gorontalo ribut memperdebatkan kelakuan para laki-laki yang berpenampilan layaknya perempuan.
Mano sebagai pemicunya. Sebetulnya, mano dan sejumlah komunitasnya memang sudah lama dikenal sebagai waria.
Kali ini mereka benar-benar sial. Sebab, dua kepala daerah bersuara keras hingga mengeluarkan imbauan terkait penampilan waria di hiburan rakyat.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.