Kontroversi Waria di Gorontalo
Kapok Berpenampilan Waria hingga Dikecam Se-Gorontalo, Mano Braco Janji Kembali jadi Laki-laki
Mano Braco, seorang waria sekaligus content creator asal Gorontalo, janji bakal menaati Surat Edaran (SE) Bupati Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MANO-TOBAT-Content-Creator-dengan-citra-Waria-Mano-Braco-Real-mengaku-kapok-gara-gara-ia-dikecam.jpg)
Kebijakan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat tentang aktivitas hiburan yang dianggap melanggar norma kesopanan.
Burhan Ismail, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gorontalo, menjelaskan bahwa larangan ini merupakan bentuk tindakan tegas atas maraknya protes warga mengenai aktivitas hiburan yang dianggap berlebihan.
Ia menekankan bahwa kebijakan ini bukan berarti melarang hiburan, tetapi untuk mengatur agar acara-acara tersebut tidak melanggar norma kesusilaan.
"Kami mengeluarkan surat edaran ini untuk memperketat pemberian izin keramaian, terutama yang mengandung unsur pornoaksi, seperti tarian eksotis yang melanggar norma kesusilaan," ujar Burhan, Senin (28/4/2025).
Ia juga menyatakan bahwa jam kegiatan hiburan diatur hingga maksimal pukul 23.00 WITA untuk menghindari gangguan terhadap kenyamanan warga sekitar.
Selain itu, pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan ini akan dilakukan secara ketat oleh Satpol PP dan aparat hukum setempat, dengan tujuan menjaga ketertiban dan moralitas di masyarakat.
"Kami akan melakukan patroli rutin untuk memastikan bahwa semua pihak mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
Jika ada pelanggaran, kami akan memberikan sanksi pembinaan," tambah Burhan.
Kebijakan ini juga berlaku bagi pengusaha hiburan seperti karaoke dan band organ tunggal yang diminta untuk tidak menampilkan biduan atau pengisi acara yang menampilkan tarian atau aksi yang dianggap tidak pantas.
Masyarakat pun diajak untuk proaktif melaporkan kegiatan hiburan yang menyimpang dari norma yang ada.
Dengan keputusan Mano Braco untuk berpenampilan sesuai kodrat, ia turut mendukung kebijakan tersebut, meskipun hal ini mengundang beragam reaksi dari warganet.
Kronologi Viral
Sebelumnya diketahui Mano Braco Real viral lantaran aksinya dianggap melecehkan agama.
Mano yang menggunakan hijab merah muda namun berok pendek itu, menuai cibiran.
Banyak warga Gorontalo kemudian tak henti membicarakan hal tersebut hingga meminta MUI bertindak.
Gara-gara ulahnya, satu Gorontalo ribut memperdebatkan kelakuan para laki-laki yang berpenampilan layaknya perempuan.
Mano sebagai pemicunya. Sebetulnya, mano dan sejumlah komunitasnya memang sudah lama dikenal sebagai waria.
Kali ini mereka benar-benar sial. Sebab, dua kepala daerah bersuara keras hingga mengeluarkan imbauan terkait penampilan waria di hiburan rakyat.
(*)